Masuk Grup Neraka, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Punya Peluang

DETIKMERDEKA – Timnas Indonesia dipastikan menghadapi tantangan berat pada putaran final Piala Asia AFC 2027.

Hasil undian menempatkan skuad Garuda di Grup F bersama Tim nasional sepak bola Jepang, Tim nasional sepak bola Qatar, dan Tim nasional sepak bola Thailand.

Grup tersebut disebut banyak pihak sebagai grup neraka, karena diisi tim-tim kuat Asia dengan pengalaman besar di level internasional.

Jepang datang dengan status tim tersukses di Piala Asia lewat koleksi empat gelar juara. Tim Samurai Biru juga menjadi negara Asia dengan peringkat FIFA tertinggi saat ini.

Qatar pun bukan lawan ringan. Negara Timur Tengah itu merupakan juara bertahan dua edisi terakhir Piala Asia. Qatar juga menjadi peserta Piala Dunia 2026.

Thailand juga diprediksi memberi perlawanan ketat. Rival sesama Asia Tenggara itu dinilai tetap berbahaya meski lolos ke putaran final dengan perjuangan berat.

Meski berada di grup sulit, pelatih John Herdman tetap menunjukkan optimisme.

Menurut dia, situasi ini justru menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk naik level.

“Ya, saya pikir hasil undian ini memberi kita peluang besar untuk mengambil langkah berikutnya,” ujar Herdman.

“Kita akan menghadapi tim terbaik di Asia (Jepang), kita juga akan menghadapi pesaing Piala Dunia yaitu Qatar, dan salah satu rival tersengit kita, Thailand,” imbuhnya.

Pelatih asal Inggris itu menilai persaingan di Grup F memang akan berjalan sangat ketat. Namun, ia melihat tantangan tersebut sebagai peluang besar untuk membangun mental dan kualitas tim.

“Jadi saya pikir fase grup akan sangat kompetitif bagi Indonesia, akan menantang,” ujar Herdman.

“Tetapi ini peluang besar bagi kita untuk melangkah lebih jauh sebagai sebuah negara, dan terus menunjukkan kepada para penggemar bahwa kita berada di jalur yang benar menuju Piala Dunia 2030,” tambahnya.

Herdman juga meminta publik tidak langsung melihat Grup F sebagai ancaman semata.

Menurut dia, semua grup di level Asia sama sulitnya karena kualitas sepak bola Asia terus berkembang.

“Ya, saya pikir banyak orang akan melihatnya sebagai grup yang sulit. Tetapi ketika Anda bermain di AFC pada level ini, setiap grup itu sulit,” tuturnya.

Ia mengatakan Indonesia harus memiliki pendekatan berbeda saat menghadapi tiap lawan.

Menurut Herdman, laga melawan Jepang bisa menjadi momen pembuktian menghadapi tim elite Asia. Sementara duel melawan Qatar dan Thailand membutuhkan mental bertarung serta disiplin tinggi.

“Saya pikir bagi kita, kita harus melihat peluang yang ada dalam bersaing melawan tim papan atas seperti Jepang dan menjadi tim yang tidak diunggulkan dalam pertandingan itu,” ungkapnya.

“Lalu mampu menampilkan versi terbaik dari diri kita sendiri untuk bersaing melawan Qatar, dan kemudian membawa semangat juang, ambisi, serta gairah yang diperlukan untuk mengalahkan tim seperti Thailand,” imbuhnya.

“Jadi, alih-alih melihatnya sebagai tantangan besar, saya pikir itu benar-benar peluang besar,” tegas Herdman.

Sementara itu, pelatih Thailand, Anthony Hudson, juga memberi perhatian khusus kepada Indonesia.

Ia menilai perkembangan tim Garuda dalam beberapa tahun terakhir cukup signifikan, terlebih setelah ditangani John Herdman yang pernah membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022.

Anthony menyebut pertandingan melawan Indonesia akan menjadi salah satu laga paling menarik di fase grup.

“Saya pikir kehadiran Indonesia di grup adalah hal yang baik, dan saya rasa ini akan menjadi pertandingan besar,” jelas Anthony dikutip dari Thairath.co.th, pada Senin, 11 Mei 2026.

“Melihat mereka, mereka telah mengembangkan tim mereka dengan baik dan memiliki pelatih kepala yang bagus. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus, derbi ASEAN, yang menurut saya bagus untuk kami,” ungkapnya.

Anthony juga meminta pemain Thailand tampil lebih berani saat menghadapi lawan-lawan berat di Grup F.

Menurut dia, Thailand tetap punya peluang bersaing meski banyak pihak menilai mereka sebagai tim nonunggulan.

“Dalam mempersiapkan tim sekarang, kita ingin bermain di Piala Asia dengan hasil sebaik mungkin dan memiliki tujuan yang jelas. Kita harus bermain dengan berani,” tegas Anthony.

“Apa pun bisa terjadi di setiap pertandingan. Kita memiliki pemain-pemain bagus, meskipun beberapa orang mungkin menganggap kita sebagai tim terkecil. Akan tetapi kita memiliki sekelompok pemain berpengalaman yang memiliki pengalaman di Piala Asia,” tuturnya.[]