DETIKMERDEKA – Barcelona harus menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu Atlético Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Bermain di Camp Nou, tim tuan rumah tumbang dengan skor 0-2 dalam laga yang penuh drama.
Sejak awal pertandingan, Barcelona sebenarnya tampil dominan. Serangan demi serangan dibangun, dengan Marcus Rashford menjadi salah satu motor utama di lini depan. Namun, sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.
Petaka bagi Barcelona datang menjelang akhir babak pertama. Bek muda Pau Cubarsí diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran yang menggagalkan peluang bersih lawan. Situasi ini langsung dimanfaatkan Atlético.
Tak lama setelah insiden tersebut, Julián Álvarez sukses mencetak gol lewat tendangan bebas spektakuler yang membawa tim tamu unggul 1-0 sebelum turun minum.
Di babak kedua, Barcelona tetap mencoba menekan meski bermain dengan 10 orang. Rashford bahkan sempat mengancam, termasuk peluang yang membentur mistar gawang. Namun efektivitas justru menjadi milik Atlético.
Tim asuhan Diego Simeone kemudian menggandakan keunggulan melalui gol Alexander Sørloth di pertengahan babak kedua, memanfaatkan serangan balik cepat yang tak mampu diantisipasi lini belakang Barcelona.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Barcelona, yang sebelumnya tampil cukup meyakinkan. Dominasi permainan tak berarti tanpa penyelesaian akhir yang tajam—sesuatu yang justru berhasil dimaksimalkan Atlético.
Hasil ini membuat Barcelona berada dalam posisi sulit jelang leg kedua. Mereka wajib mengejar defisit dua gol saat bertandang ke markas Atlético jika ingin menjaga asa lolos ke semifinal Liga Champions musim ini.













