DETIKMERDEKA – 29 Januari 2026 — Benfica berhasil meraih kemenangan spektakuler 4–2 atas Real Madrid dalam pertandingan fase grup Liga Champions yang digelar di Estadio da Luz dini hari tadi. Kemenangan ini memastikan Benfica lolos ke babak play-off Liga Champions, sementara Real Madrid yang tertinggal di peringkat klasemen gagal finis otomatis di delapan besar dan harus melalui jalur play-off.
Drama tak berhenti sampai skor 3–2. Dalam momen luar biasa, kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mencetak gol pada menit ke-98 melalui sundulan dari situasi bola mati, gol yang menjadi penentu kemenangan dan mengirimkan gelombang euforia di stadion serta di seluruh komunitas sepak bola Eropa. Trubin kini masuk dalam deretan kiper yang pernah mencetak gol di Liga Champions, sebuah catatan langka di kompetisi elite ini.
Pelatih Benfica, José Mourinho, sempat mengakui bahwa dirinya dan tim pelatih sempat mengalami kebingungan terkait aturan klasemen pada menit akhir pertandingan, sehingga sempat berpikir skor 3–2 sudah cukup untuk lolos. Kesalahan informasi itu membuat Benfica harus berjuang sampai detik-detik akhir untuk memastikan kemenangan dramatis tersebut.
Namun keputusan keberanian tak berhenti di situ. Dengan kuota pergantian pemain sudah habis, Mourinho membuat keputusan berani: mengirimkan kiper Trubin ke kotak penalti pada situasi bola mati, sebuah risiko taktik yang jarang terlihat di level tertinggi sepak bola. Keputusan ini akhirnya membuahkan hasil yang tak terlupakan.
Permainan malam itu juga dimeriahkan aksi Andreas Schjelderup yang mencetak dua gol serta Vangelis Pavlidis yang menyumbang gol lewat penalti. Di sisi lain, Real Madrid sempat unggul melalui dua gol Kylian Mbappé, namun hasil akhir tetap berpihak pada tuan rumah.
Momen ini sekaligus menjadi catatan penting dalam karier Jose “The Special One” Mourinho julukan legendaris yang melekat pada dirinya sejak awal karier, mencerminkan reputasinya sebagai taktik manajer yang tak takut mengambil risiko dan selalu punya kejutan di tangan. Julukan The Special One bukan tanpa alasan; sepanjang kariernya Mourinho dikenal sering menggebrak dengan strategi-strategi tak terduga yang berhasil membalikkan keadaan timnya di pertandingan krusial. Contoh nyatanya terlihat pada laga kontra Real Madrid ini, di mana strategi tak konvensionalnya berbuah hasil dramatis dan mengukir momen langka bagi sang kiper.
Dengan kemenangan ini, Benfica melaju ke babak play-off Liga Champions dan siap menghadapi tantangan berikutnya di kompetisi tertinggi antar klub Eropa. Sementara Real Madrid harus menyiapkan diri untuk jalur play-off demi menjaga peluang mereka ke babak 16 besar.






