Patrick Kluivert Dipecat, Istana Minta PSSI Segera Cari Penggantinya

banner 468x60

DETIKMERDEKA – PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan tim kepelatihan Tim Nasional Indonesia, termasuk pelatih kepala Patrick Kluivert.

Keputusan itu diumumkan pada Kamis 16 Oktober 2025 dan dilakukan melalui mekanisme mutual termination.

banner 336x280

Kesepakatan ditandatangani antara PSSI dan seluruh anggota tim kepelatihan. Sebelumnya, mereka terikat kontrak berdurasi dua tahun sejak Januari 2025.

Penghentian kerja sama dilakukan atas persetujuan kedua pihak. PSSI mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional. Dengan berakhirnya kontrak, tim kepelatihan tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U-23, maupun U-20.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menghormati keputusan tersebut. Ia menyebutkan pemecatan pelatih sebagai bagian dari evaluasi menyusul kegagalan Timnas menembus Piala Dunia 2026.

“Berkaitan dengan pemecatan pelatih tim nasional kita yang tentu akibat dari kemarin kita belum berhasil menembus ke Piala Dunia 2026 dan itu bagian dari evaluasi,” kata Pras kepada wartawan.

Ia berharap PSSI segera mencari pengganti agar proses pembinaan tidak terhenti.

“Dan kemudian untuk segera mungkin bisa mencari penggantinya. Karena bagaimana pun kita tidak boleh patah arang, kita harus terus yakin terus berusaha untuk memperbaiki kualitas tim nasional kita, sehingga diharapkan pada saatnya nanti apa yang menjadi mimpi dari 287 juta rakyat Indonesia untuk Timnas kita bisa berlaga di kancah Piala Dunia dapat terwujud,” ujarnya.

PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugas, termasuk kepada Patrick Kluivert. Langkah ini disebut sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional.[]
 

banner 336x280