Masyarakat Jawa Tengah Sebut Banyaknya Calon Gubernur, Sudaryono Lebih Pantas Menjadi Pilihan
DETIKMERDEKA.COM, Lembaga kajian pemilu Indonesia menggelar survei dengan tema mengukur preferensi masyarakat Jawa tengah pada pilkada Jateng terhadap tokoh tokoh yang berpotensi maju di Pilkada jateng, hasilnya masyarakat ingin ketua DPD partai Gerindra Jawa tengah Sudaryono menjadi gubernur Jawa tengah
Pemilihan gubernur Jawa tengah akan di gelar bersamaan pilkada serentak pada bulan November mendatang, meskipun masih lama sejumlah tokoh di prediksi akan ikut dalam persaingan ketat pemilihan gubernur Jawa tengah untuk periode 2024-2029, merujuk pada hasil survei top of Mind bakal calon gubernur di Jawa tengah di gelar lembaga survei, lembaga kajian pemilu Indonesia terlihat tingkat elektabilitas ketua DPD partai Gerindra Jawa tengah Sudaryono sebanyak 19,1 %, mantan Wagub Jawa tengah Taj Yasin 16, 6%, Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi 11,7 %.
Lembaga executive kajian pemilu Indonesia Syaiful Lubis mengungkapkan dalam survei ini dilakukan di 35 kabupaten kota yang ada di Jawa tengah menggunakan Sampel warga di Jawa tengah yang sudah berusia 18 – 20 tahun mendapat responden dari populasi daftar pemilih tetap yang terdapat di Jawa tengah sebanyak 28.289.413 orang dan penarikan Sempel menggunakan teknik pengambilan Sempel secara acak bertingkat atau multi stage random sampling serta margin of error sebanyak 2,3% dengan tingkat kepercayaan atau level of confidence sebanyak 95%.
” Gerindra tidak punya policy anti terhadap siapapun. Saya kira itu policy yang sama di pemerintah pusat. Pak Prabowo juga menjalin hubungan dengan semua partai, baik partai yang di KIM (Koalisi Indonesia Maju) dan juga di luar KIM,” kata Mas Dar.
Pintu koalisi dengan semua partai politik untuk menyongsong Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 layak diajak berkoalisi. Hal ini dikatakan oleh Sudaryono usai menghadiri acara Halal Bi Halal dan Tasyakuran caleg DPRD Kota Semarang terpilih, Dinda Ari Ayu Isnani. Acara yang digelar di Gedung Graha Sari Gayamsari, Kota Semarang
“Gerindra itu inklusif, kita tidak ada anti partai manapun. Kita tidak ada anti tokoh manapun, kita inklusif, bisa bekerja sama dengan siapapun,” kata Mas Dar, akrab di sapa, pada Rabu 1 Mei 2024 kemarin
Dia berkata, saat ini Gerindra sudah punya kesepakatan dengan Demokrat untuk melakukan kerja sama politik di Pilkada Jateng 2024. Baik itu Pemilihan Gubernur maupun Pemilihan Bupati/Wali Kota.
Pihaknya juga membuka pintu bagi partai lainnya untuk bergabung dan membentuk koalisi. Menurutnya, di dalam politik segala sesuatu mungkin terjadi.
“Nanti kita juga akan menjajaki dan kita juga akan diajajaki dengan partai lain. Saya kira semuanya baik. Politik kan the art of posibility, segala sesuatu itu mungkin,”terang Sudaryono






