Waketum Gerindra: Prabowo dan AHY Sepertinya Nyambung Lah

Waketum Gerindra: Prabowo dan AHY Sepertinya Nyambung Lah

DETIKMERDEKA.COM- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, buka suara soal kemungkinan Partai Demokrat bergabung dalam Kolisi Indonesia Maju bersama Gerindra, Golkar, PBB, dan PAN.

Kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat dalam koalisi tersebut, setelah partai yang berwarna biru itu memutuskan untuk keluar dari Koalisi Perubahan bersama Nasdem dan PKS.

Menurut Habiburokhman, Prabowo dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) punya pandangan yang sama terkait dengan Indonesia di masa depan, seperti dilansir dari laman mypresident.id, Selasa (5/9/2023)

“Sepertinya nyambung lah kalau Pak Prabowo dengan pak SBY dan mas AHY, kayaknya sih secara psikologis nyambung,” kata Habib 

Prabowo juga dinilai punya hubungan baik dengan Mantan Presiden RI ke-6 yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ketiganya, kata Habiburokhman, punya latar belakang yang sama sebagai militer dan terjun dalam dunia politik.

Ditambah lagi, Demokrat juga dalam 10 tahun terakhir, telah memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto dalam Pilpres. “Kami juga memang terbuka dan tidak ada kendala untuk menerima sahabat-sahabat dari partai Demokrat,” bebernya

Meskipun Prabowo dan AHY serta SBY dinilai memiliki hubungan yang baik, namun, Habib tak memungkiri jika Gerindra dan Demokrat punya perbedaan pandangan. Partai Demokrat ingin mengubah dan memperbaiki kebijakan Jokowi, sedangkan Gerindra yakin ingin melanjutkan program-program Jokowi.

Perbedaan pandangan itu, menurut Habib, perlu dialog dan diskusi kembali antara dua pihak yang berbeda, terutama soal keberlanjutan program Jokowi.

“Soal keberlanjutan, tergantung bagaimana memaknainya keberlanjutan tersebut. Kalau kami kan keberlanjutan, keberlanjutan pak Jokowi. Tapi kan Pak Jokowi juga melanjutkan dari pemerintahan yang sebelumnya,” ujar Anggota DPR RI itu.

“Jadi memang perlu dialog lah, perlu ngobrol dan ketemu dulu. Jadi kita bisa berpikir bagaimana kita bisa berjuang bersama-sama,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam siaran persnya, Partai Demokrat mengatakan akan melanjutkan perjuangannya menyambut Pilpres 2024, usai ditinggal oleh Anies Baswedan dan Partai Nasdem yang memilih Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai Cawapres pendamping Anies.

Hal tersebut, disampaikan langsung oleh Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (4/9/2023) lalu.

“Mari kita buka lembaran baru ke depan, kita harus segera move on. Hari ini kami keluarga Partai Demokrat dengan berbesar hati, dengan kerendahan hati, menyatakan move on dan siap menyongsong peluang-peluang baik di depan,” cetus AHY

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Anies Rasyid Baswedan dan Bapak Muhaimin Iskandar yang baru saja mendeklarasikan sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2024 ke depan,” terang AHY