Pasar Tetap Nyaman, APPSI Jakarta Barat Ajak Pedagang Jaga Kebersihan

DETIKMERDEKA – DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jakarta Barat mengajak pengelola pasar dan pedagang menjaga kebersihan, keamanan, serta ketertiban lingkungan pasar. Upaya ini dinilai penting untuk menciptakan suasana belanja yang nyaman sekaligus menarik lebih banyak konsumen.

Hal itu disampaikan Ketua DPD APPSI Jakarta Barat Suparno usai berkunjung ke Pasar Jembatan Besi, pada Senin, 10 Oktober 2026.

Suparno mengatakan, kondisi pasar yang bersih, aman, dan tertata membutuhkan kerja sama semua pihak. Pedagang dan pengelola pasar perlu menjalankan perannya masing-masing agar masyarakat merasa nyaman saat berbelanja.

“Pasar harus kita jaga bersama. Kebersihan, keamanan, dan ketertiban menjadi hal penting agar konsumen merasa nyaman saat datang dan berbelanja,” ujar Suparno.

Menurut dia, pasar tradisional masih menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, kenyamanan pengunjung perlu mendapat perhatian. Kondisi pasar yang terawat dapat mendorong konsumen untuk kembali berbelanja dan meningkatkan aktivitas perdagangan.

Suparno juga meminta pedagang menjaga kebersihan di sekitar tempat berjualan. Pedagang diharapkan membuang sampah pada tempatnya serta memastikan area lapak tetap rapi. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kebersihan pasar secara keseluruhan.

“Kami mengajak seluruh pedagang untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Jangan hanya memikirkan tempat berjualan sendiri, tetapi juga perhatikan kondisi pasar secara keseluruhan,” katanya.

Selain pedagang, pengelola pasar juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan fasilitas umum. Pengelola diharapkan melakukan pembersihan secara rutin, memastikan saluran air berfungsi dengan baik, serta merawat fasilitas yang digunakan pedagang dan pengunjung.

Perhatian terhadap kebersihan juga perlu diikuti dengan pengelolaan sampah yang baik. Tumpukan sampah dan saluran air yang tersumbat dapat mengganggu kenyamanan pengunjung. Kondisi tersebut juga berpotensi menghambat aktivitas perdagangan jika tidak segera ditangani.

Suparno mengatakan, keamanan dan ketertiban pasar tidak kalah penting. Akses jalan di dalam pasar perlu dijaga agar pengunjung dapat bergerak dengan leluasa. Pedagang juga diharapkan tidak menempatkan barang dagangan di jalur yang mengganggu lalu lintas pengunjung.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat berbelanja. Karena itu, pengelola dan pedagang harus saling mendukung untuk menjaga pasar tetap tertib,” ujarnya.

Menurut Suparno, pasar yang bersih dan nyaman dapat memberikan kesan positif kepada konsumen. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan daya tarik pasar tradisional di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern dan layanan belanja daring.

Dia menilai, kebersihan pasar bukan sekadar urusan menjaga lingkungan. Kondisi pasar juga berkaitan dengan kenyamanan konsumen dan keberlangsungan usaha pedagang. Pengunjung yang merasa nyaman diharapkan bersedia datang kembali untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Suparno berharap para pedagang dan pengelola pasar dapat membangun kebiasaan menjaga lingkungan secara konsisten. Upaya tersebut perlu dilakukan setiap hari, bukan hanya ketika ada kegiatan pembersihan bersama.

“Kalau pasarnya bersih, aman, dan tertib, masyarakat tentu lebih nyaman datang. Harapannya, pengunjung semakin ramai dan pedagang juga bisa merasakan manfaatnya,” kata Suparno.