Presiden Prabowo Lantik Muhammad Saleh Mustafa Jadi Wamentan, Don Muzakir: Ini Kekuatan Baru Pangan

DETIKMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menyampaikan selamat atas pelantikan Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Don Muzakir menilai kehadiran Saleh Mustafa di Kementerian Pertanian menjadi tambahan kekuatan dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di sektor pangan.

Menurut dia, hasil panen petani kini memiliki pasar melalui dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), tentu ini harus diperkuat. Kondisi ini kata Don Muzakir dapat memberi ruang bagi petani untuk mendapatkan harga yang baik dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

“Selamat kepada Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa atas amanah baru sebagai Wakil Menteri Pertanian. Ini tanggung jawab besar karena sektor pertanian berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan masyarakat, masa depan petani Indonesia, dan program mbg” kata Don Muzakir.

Don Muzakir mengatakan Tani Merdeka Indonesia siap mendukung kerja Kementerian Pertanian dalam memperkuat swasembada pangan.

Dia berharap Saleh Mustafa dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah, petani, penyuluh, kelompok tani, dan berbagai organisasi masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.

“Yang paling penting amemastikan kebijakan pemerintah benar-benar sampai ke tingkat petani. Jangan sampai program bagus berhenti di tingkat kebijakan, tetapi tidak terasa di sawah, kebun, dan sentra produksi,” ujarnya.

Don juga berharap penguatan produksi pangan berjalan beriringan dengan peningkatan produktivitas dan pendapatan petani.

Menurut dia, petani harus ditempatkan sebagai bagian utama dalam agenda ketahanan pangan nasional. Dukungan terhadap petani perlu mencakup akses pupuk, benih, alat dan mesin pertanian, teknologi, pembiayaan, hingga kepastian pasar.

Lebih lanjut Don Muzakir mengatakan momentum pergantian dan penambahan jajaran pemerintah tersebut dapat mempercepat kerja di lapangan.

Dia berharap Saleh Mustafa dapat mendampingi Amran dalam mempercepat berbagai program peningkatan produksi. Program tersebut mencakup penyediaan pupuk, benih, irigasi, mekanisasi, perluasan areal tanam, hingga penguatan akses pasar bagi petani.

“Pak Amran sudah punya pengalaman dan memahami persoalan pertanian. Pak Saleh bisa memperkuat dari sisi koordinasi dan pelaksanaan di lapangan. Kalau keduanya bekerja bersama dengan baik, kami berharap program pertanian bisa semakin kuat dan cepat dirasakan petani,” kata Don Muzakir.

Don Muzakir juga menilai peningkatan produksi harus diikuti kebijakan yang memastikan hasil panen petani terserap.

Dia menyebutkan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi salah satu pasar bagi hasil pertanian dalam negeri.

“Petani harus mendapatkan manfaat langsung dari kebijakan pangan. Ketika hasil panen terserap untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk untuk program MBG, maka uang berputar dari petani, desa, pedagang sampai pelaku usaha lainnya. Ini yang harus kita perkuat,” katanya.[]