DETIKMERDEKA – Presiden Prabowo Subianto kembali merombak susunan Kabinet Merah Putih, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Sejumlah menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga pimpinan Polri mendapat jabatan baru.
Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah para pejabat yang dilantik.
Reshuffle kali ini menjadi yang ketujuh sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden. Perubahan terakhir dilakukan pada 14 September 2026 ketika Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.
Perombakan pada 1 Oktober 2026 menyasar sejumlah posisi penting. Perubahan terjadi pada jajaran menteri koordinator, menteri, wakil menteri, kepemimpinan sejumlah badan, serta pucuk pimpinan Polri.
Bahlil Lahadalia dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil juga tetap merangkap sebagai Menteri ESDM.
Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri kini menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Posisi tersebut sebelumnya diisi Pratikno.
Arrmanatha Christiawan Nasir yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Luar Negeri kini dipercaya menjadi Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono.
Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mendapat jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Dudung menggantikan Djamari Chaniago.
M. Sarmuji juga masuk jajaran menteri. Dia dilantik sebagai Menteri Perindustrian.
Dradjad Hari Wibowo dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Kementerian Keuangan mendapat dua wakil menteri baru, yakni Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman. Keduanya dilantik untuk mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Muhammad Saleh Mustafa dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian. Posisi tersebut sebelumnya dijabat Sudaryono yang kini memimpin Badan Gizi Nasional.
Irwan Meilano juga mendapat posisi baru sebagai wakil menteri yang menangani sektor kehutanan, kelautan, dan perikanan.
Komjen Pol Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Listyo Sigit kemudian mendapat jabatan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Pergantian tersebut menempatkan Dudung Abdurachman yang sebelumnya memimpin KSP ke posisi Menko Polkam. Listyo sebelumnya juga telah mengonfirmasi bahwa dirinya akan dilantik sebagai pimpinan KSP.
Komjen Pol Dedy Prasetyo turut mendapat penugasan baru sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN). Sebelumnya, Dedy menjabat Wakapolri.
Jabatan Wakapolri kemudian diisi Komjen Pol Wahyu Hadiningrat. Wahyu menggantikan Dedy Prasetyo.
Presiden Prabowo juga melantik Muhammad Fadhil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Ariyanto Wibowo dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Perubahan juga terjadi di Ombudsman RI. Nuzran Joher dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI, sedangkan Radian Syam menjadi anggota Ombudsman RI. Keduanya menjalankan sisa masa jabatan periode 2026-2031.
Total ada 18 pejabat yang dilantik dalam rangkaian perubahan pada 1 Oktober 2026. Pelantikan tersebut mencakup perubahan di sektor politik dan keamanan, ekonomi, pangan, hubungan luar negeri, hingga struktur kelembagaan pemerintah.[]






