DETIKMERDEKA – Sebanyak 89.051 jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Arab Saudi hingga hari ke-15 masa operasional haji 2026. Proses keberangkatan berlangsung bertahap dari berbagai embarkasi di Indonesia.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Maria Assegaf, menyampaikan jumlah tersebut dalam konferensi pers, pada Selasa, 5 Mei 2026. Ia menjelaskan, keberangkatan melibatkan ratusan kelompok terbang.
“Dari sisi keberangkatan di embarkasi: sebanyak 229 kloter dengan 89.051 jemaah dan 912 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci,” kata Maria.
Ia mengatakan, seluruh proses penyelenggaraan haji sejauh ini berjalan lancar. Petugas terus mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga tiba di Arab Saudi.
“Secara umum, proses pemberangkatan, kedatangan, serta pergerakan jemaah berjalan dengan lancar, tertib, dan terus dalam pendampingan petugas di setiap titik layanan,” kata dia.
Data pada periode yang sama menunjukkan, 219 kloter dengan 85.039 jemaah sudah tiba di Madinah. Jemaah langsung menempati hotel yang telah disiapkan oleh pemerintah.
Petugas juga mulai mengatur pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah. Proses ini dilakukan bertahap untuk menghindari kepadatan.
“Saat ini 68 kloter dengan 26.037 jemaah dan 272 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan rangkaian umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji,” ujar Maria.
Jemaah yang sudah berada di Makkah mulai menjalankan umrah wajib. Mereka juga bersiap menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Pemerintah terus memantau kondisi kesehatan jemaah. Layanan kesehatan disiagakan di berbagai titik, termasuk klinik haji dan rumah sakit rujukan.
Hingga saat ini, tercatat 10.746 jemaah menjalani rawat jalan. Sebanyak 139 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Sementara 208 jemaah dirawat di rumah sakit Arab Saudi, dengan 76 orang masih dalam perawatan.
Cuaca panas menjadi perhatian utama selama pelaksanaan haji tahun ini. Suhu di Madinah dan Makkah cukup tinggi pada siang hari.
“Mengingat suhu yang cukup tinggi di Madinah dan Makkah hari ini berkisar antara 37 hingga 39 derajat celcius, kedisiplinan dalam menjaga kondisi fisik menjadi sangat penting,” tutur Maria.
Petugas mengimbau jemaah memperbanyak minum air dan membatasi aktivitas di luar ruangan saat siang hari. Penggunaan pelindung seperti payung dan masker juga dianjurkan.[]






