H-1 Jalan Sudah Mulai Lenggang

H-1 Jalan Sudah Mulai Lenggang

DETIKMERDEKA.COM,- H-1 satu hari sebelum Idul Fitri tim survive redaksi detikmerdeka.com, menyelusuri jalan jalan sekitar pondok aren, Peninggilan , Ciledug dan Jombang raya kota Tangerang,  jalannya sudah mulai lenggang. 

Kecuali ada kondisi khusus terjadi  di jalan dr. Cipto Mangun Kusumo atau jalan Haji Mencong terdapat mobil tangki gandeng Pertamina  yang akan masuk ke lokasi POM/ SBPU, karena mobil tangki cukup panjang sehingga harus parkir maju mundur berkali kali dan cukup lama menutupi dua ruas jalan, 

akibatnya jalan dua arah macet total, hal tersebut disebabkan banyak kendaraan yang tidak mau mengalah karena kelamaan nunggu dan menyerobot jalur lawan, hingga membuat juru parkir dan sopir mobil tangki berkeringat kesel dan gerogi. Ditambah lagi pertikaian antar pengemudi motor yang saling selip. 

Tapi kita masih bersyukur begitu ada sirine mobil ambulane  yang terpaksa melawan arah semua kendaraan mau menyingkir dan mobil ambulace  dapat leluasa jalan terus.
 

Di jalan HOS Cokroaminoto atau jalan Ciledug Raya  juga ramai lancar, kecuali depan pasar, trotoar yang biasa  untuk jalan  orang , barangkali dimaklumi juga saat ini dipenuhi meja meja pedagang yang cukup padat, adapun  meja meja pedagang yang sedikit ramai pembeli adalah meja pedagang  daging. Alhamdulillah juru  parkir sangat gesit untuk mengurai kemacetan ria, karena harus mengatur pengunjung, pedagang dan  mengatur motor yang diparkir di tepi jalan didepan meja meja pedagang, walaupun ada beberapa  pengunjung yang tidak mau parkir namun tetap berada di motor sambil berbelanja.

Di jalan Raden Fatah juga ramai lancar kecuali di depan pasar Lembang, disitu ada 2 pasar tradisional yang saling bersebrangan  dan biasa trotoarnya terpakai oleh meja meja lapak. Jika kita menghadap ke arah Ciledug, disebelah kanan selain pasar tradisional terdapat juga terminal bus antar propinsi yang cukup besar, bus apa saja ada, dengan berbagai jurusan. 

Kemacetan semakin kraudit mana kala bus lintas propinsi keluar dari terminal, karena harus memotong jalan 2 arah baik ke  kiri ke arah Jombang atau ke kanan ke arah Ciledug. 

Dampaknya bercampur baur dengan kendaraan arah ke Ciledug, arah ke Jombang, para pedagang, orang belanja dan parkir motor serta  bus lintas propinsi yang mau berangkat dan memotong 2 jalur yang biasanya harus beberapa kali maju mundur.

Terminal Lembang sudah cukup lama keberadaannya dan sangat membantu masyarkat yang mau berpergian. 

 kondisi saat ini terminal sudah tidak beraspal lagi namun sudah berbentuk tanah bergelombang becek serta banyak kondisi yang berupa  kubangan, lebih lebih di bagian belakang bisa buat ternak ikan.

Tim edaksi konfirmasi ke beberapa agen bus, untuk Hari H harga tiket berkisaran 500-600 ribu, H+1 sekitaran 450-570.000, H+2 sekitaran 250.000-500.000.

Akhirnya kami putuskan untuk berangkat H+2 hari Jum,at jam 15.00 dengan harga tiket 250.000 dari  terminal khusus di Jl Citomangun Kusumo atau jalan Haji Mencong dengan bus Sinar Jaya.
“ Semoga perjalanan lancar,” harap Bowie