Dicari Gubernur Jawa Tengah Yang Bisa Ngayani, Ngayemi, dan Ngayomi
DETIKMERDEKA.COM,- Kontestasi tahun 2024 disebut sebut sebagai pemilu terbesar di dunia, bukan hannya melibatkan ratusan juta jumlah pemilih, tapi juga sebagai pemilu serentak yang memilih banyak tingkatan dan jenis pemilu yang dilaksanakan, yaitu Pilpres, pileg mulai dari tingkat Kabuoaten / Kota sampai pusat untuk DPR RI dan DPD RI.
Tahapan pilpres dan pileg, baru akan ditetapkan selambat lambatnya pada tanggal 20 Maret yang akan datang. Namun di beberapa daerah sudah mulai ancang ancang menuju kontestasi kepala daerah baik Gubermur maupun Bupati dan wallikota di daerah yang terlibat dalam hajatan pilkada, salah satunya adalah Jawa Tengah guna memilih nahkoda daerahnya yang baru.
Lebih dari 10 figur mulai bermunculan di Jawa Tengah ini. Dari sekian banyak figur yang muncul, rakyat Jawa Tengah, wajib memilah dan memilih figur Gubernurnya yang akan datang, adalah Gubernur yang mampu mensejahterakan mereka.
Data statistik mencatat, pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, diketahui, bahwa Provinsi Jawa Tengah adalah, provinsi dengan tingkat penduduk miskinnya cukup tinggi, berada di urutan 13 atau 14 dari 34 provinsi di Indonesia, yaitu sebesar 11,84%, tahun 2020, 11,25% tahun 2021, dan 10,98 % pada tahun 2022.
Data kemiskinan Jateng tersebut,masih di atas Jatim yang pada tahun 2022 tercatat sebesar 10,49%, dan Jawa Barat pada tahun yang sama sebesar 7,98%.
Dengan demikian, menurunkan angka kemiskinan adalah salah satu tantangan utama Gubernur Jateng yang akan datang.
Berangkat dari uraian di atas, rakyat Jateng, harus mulai melakukan deskripsi terhadap figur figur yang muncul berdasarkan pada prestasi dari masing masing figur yang telah dilakukannya.
Penelusuran itu penting adanya, sebagai gambaran awal akan kemampuannya meminpin Jateng untuk 5 tahun ke depan. Selain persoalan menurunkan angka kemiskinan, figur
Gubernur Jateng 5 tahun ke depan, harus punya kemampuan daya inovasi dan kreasi guna medorong adanya kemandirian ekonomi di Jawa Tengah.
Inovasi dan kreasi itu harus menjadi bagin integral dari program pengentasan kemiskinan secara keseluruhan. Artinya, rakyat Jateng ke depan, harus diberikan kesempatan akses terhadap sumberdaya ekonomi yang dimilik Jateng secara adil, yang dalam implementasinya didorong dan diciptakan oleh Gubernur.
Hal ini penting, agar pengentasan kemiskinan di Jateng digarap secara sistematis bukan dengan pendekatan pemadam kebakaran. Sehingga penurunan angka kemiskinam nantinya, bukan capaian semu, tetapi pencapaian yang utuh bersifat jangka panjang, melalui program kemandirian rakyatnya.
Dari kriteria tersebut, Mas Dar panggilan akrab Mas Sudaryono, adalah salah seorang bakal.calon Gubernur yang memenuhi itu. Sebab berdasarkam catatan penulis dari berbagai penelusuran, diketahui sebagai figur muda cerdas, berprestasi dan peduli.
Fakta itu bisa di lihat dari CV yang bersamgkutan, Mas Dar yang brestasi di bergabai bidang, baik sebagai pimpinan perusahaan, mauoun sebagai pimpinan beberapa organisasi sosial lainnya. Antara lain : sebagai CEO Garuda TV, menjadi Ceo dibeberapa perusahaan swasta lainnya, Direktur eksekutif program dana bergulir tanpa agunan dan bunga bagi para pedagang, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Dewan Pembinan Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) dan TANI MERDEKA.
Jadi figur Gubernur Jateng yang akan datang harus mampu bertindak sebagai orang tua dan inovator utama daerah, sehingga mampu memerankan sebagai aktor yang Ngayani, Ngayemi, dan Ngayomi, dan itu insyaa Alloh bisa diperankan oleh MAS DAR. Aamiin aamiin aamiin Yra.
Dengan demikian Mas Dar, adalah seorang yang layak diberikan amanah sebagai Gubernur Jateng untuk 5 tahun ke depan.
Wallohualam bisshowab
Semarang, 17 Maret 2024
Nandang Sudrajat
Sekjen DPP PAPERA.






