TKN Pastikan Prabowo Gibran Tak Takut Ikut Ikut Debat Capres

 TKN Pastikan Prabowo Gibran Tak Takut Ikut Ikut Debat Capres,

DETIKMERDEKA.COM,- Direktur Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Viva Yoga Mauladi menegaskan pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tidak takut mengikuti rangkaian debat pasangan capres-cawapres yang sudah diatur oleh peraturan perundang-undangan. 

Menurut Viva, beredar framing negatif yang diembuskan lawan politik dengan narasi Prabowo-Gibran takut debat.

“Jika ada yang menyatakan bahwa pasangan calon Prabowo dan Gibran menolak dan menghindari debat, itu tidak benar dan menyesatkan. Narasi itu sengaja dikemas dan di-framing negatif kepada Prabowo-Gibran,” ujar Viva dalam keterangannya, Kamis (7/12/2023).

Viva menegaskan, dari awal Prabowo-Gibran dan TKN tak pernah menyatakan menolak dan menghindari debat capres ataupun cawapres. Pasalnya, debat tersebut telah diatur oleh Pasal 277 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan aturan turunannya di Pasal 50 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu 2024.

“Kedua ketentuan tersebut mengatur secara jelas bahwa ada lima kali jadwal debat, tiga debat capres dan dua kali debat cawapres. Itu adalah landasan hukum yang wajib dilaksanakan, baik oleh KPU maupun oleh pasangan calon,” tandas Viva 

Saat ini, kata Viva, Prabowo-Gibran sudah siap secara lahir dan batin mengikuti rangkaian debat pasangan capres-cawapres yang sudah diatur undang-undang dan KPU. Apa pun format debatnya, kata dia, Prabowo-Gibran siap mengikuti termasuk jika ada debat dalam bahasa Inggris.

“Intinya bahwa TKN Prabowo-Gibran taat dan patuh kepada undang-undang. Format dan model debat apa pun yang dibuat dan diputuskan KPU, kami siap saja,” pungkas Viva.

Setelah menggelar rapat dengan perwakilan dari tiga tim sukses pasangan capres-cawapres, KPU menetapkan format debat capres-cawapres di Pemilu 2024. Ketua KPU Hasyim Asy’ari menjelaskan, nantinya debat capres akan digelar sebanyak tiga kali dan debat cawapres akan digelar dua kali.

“Debat pertama itu nanti adalah porsinya untuk debat capres, debat kedua adalah debat untuk cawapres, debat ketiga adalah debat untuk capres,” jelas Hasyim seusai menggelar rapat tertutup dengan perwakilan timses paslon capres-cawapres di gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2023).

 “Debat keempat adalah debat untuk cawapres, dan yang kelima atau debat yang terakhir itu adalah porsinya untuk debat capres,” sambungnya.

Hasyim menjelaskan, dalam lima kali kesempatan debat yang digelar KPU, kedua paslon akan hadir. Meski demikian, porsi bicara disesuaikan dengan jadwal yang ditetapkan.

“Intinya hadir, pasangan calon hadir, kemudian soal nanti tampilnya didampingi atau tidak, nanti kita bicarakan bagaimana, tetapi intinya, yang bicara boleh dikatakan sepenuhnya kalau debat capres ya sepenuhnya capres, kalau cawapres ya sepenuhnya cawapres,” imbuhnya.

Hasyim kemudian menjelaskan, nantinya kedua paslon akan tampil dalam satu panggung. Ia tak mempermasalahkan apabila kedua paslon saling berdiskusi terlebih dahulu sebelum debat.

“Soal mereka berdiskusi atau tidak itu kan urusan capres-cawapres. Yang bicara saat debat capres ya capres yang bicara, saat debat cawapres yang bicara itu ya cawapres,” pungkasnya.