Hilirisasi Versi Prabowo
DETIKMERDEKS.COM –Program hilirisasi bahan tambang sudah di canangkan sejak tahun 2014, hanya implementasinya belum juga berjalan secara maksimal. Baru beberapa tahun ini program itu mulai serius digarap kembali oleh Presiden Jokowi. Dan itu perlu terus dijalankan agar negara memperoleh nilai tambah untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat.
Keberlanjutan adalah kata kunci dari program hilirisasi bahan tambang yang disampaikan oleh Menhan RI dan juga Capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto, lebih menyentuh akar persoalan.
Lebih lanjut Prabowo (Capres Harapan Rakyat Indonesia ini)menegaskan, bahwa kita menjual motor 10 juta unit pertahun, tapi tidak ada satupun merek Indonesia yang dibuat oleh putra putri Indonesia. Kita hanya dijadikan pasar oleh bangsa bangsa asing.
Prabowo dalam konteks itu, sesungguhnya ingin menjelaskan, bahwa seharusnya, dengan kekayaan alam bahan tambang yang melimpah baik jenis maupun jumlahnya, kita bisa membuat berbagai industti strategis nasional, yang akan mampu mendorong kedaulatan industri negara.
Sebagaimana pernah penulis sampaikan dalam konteks hak meguasai negara terhadap bahan galian tambang.
Sesungguhnya untuk membangun kedaulatan industri negara yang berbasis bahan galian tambang, Indonesia tidak perlu melakukan impor bahan baku apapun apabila mau membuat kendaraan baik roda dua, roda empat bahkan pesawat terbang sekalipun.
Kenapa demikian??, Karena, untuk membuat sasis, engine block, plat dan sebangsa jenis logam lainnya, kita punya sumber daya nikel, bauksite, crome, besi, mangan, bahkan logam jarang sekalipun kita tidak memilikinya.
Untuk membuat kaca, cat, dan seal, ban, kita punya silika, oker, kalsium carbonate, dan perkebunan karet tumbuh di mana mana
Pada bagian lain Prabowo menegaskan bahwa muara dari upaya hilirisasi membangun kemandirian dan kedaulatan industri dilandasi oleh ruh Pasal 33 ayat (3) UUD 1945.
Selanjutnya, berkaitan dengan jatuhnya pilihan pada figur Gibran Rakabuming Raka, sebagai Cawapresnya, tidak lain karena dalam mewujudkan semua program tersebut, harus punya daya dukung figur yang masih fresh, yang belum banyak terkontaminasi oleh berbagai kepentingan yang bisa menghambat membangun Indonesia Maju ke depan.
Mencernati paparan Prabowo di depan peserta Rapimnas Partai Gerindra, kita punya harapan besar padanya untuk mewujudkan gejolak di benaknya yang sudah tertanam sejak puluhan tahun lalu. Artinya, sebuah keinginan yang telah tertanam begitu lama, itu adalah cinta cita murni sebagai keinginan untuk memandirikan bangsa dan negara
Jakarta, 24 Oktober 2023
Oleh : Nandang Sudrajat
(Sekjen DPP PAPERA)






