Srikandi Papera Aceh, Soroti Kasus Warga Aceh di Tangerang Selatan

Srikandi Papera Aceh, Soroti Kasus Warga Aceh di Tangerang Selatan

DETIKMERDEKA.COM- Peristiwa mengenaskan yang terjadi di Kota Tangerang Selatan, pada pekan (12/8/23) lalu hingga tersiar berita tewasnya warga Aceh di tangan seorang oknum militer. Hal tersebut membuat simpatik relawan dan aktifis perempuan asal Aceh, Erwita AR atau akrab disapa Wiewiek 

Perempuan yang dikenal aktif sebagai sekretaris Srikandi Papera Aceh ini mengaku sangat miris dengan kasus yang terjadi pada dua pekan lalu, tentang oknum Paspampres yang tega melakukan kejahatan pribadi terhadap warga sipil dan kejadian tersebut seolah mengingatkan kembali dan menjadi kenangan abadi di kala beberapa tahun lalu menjadi bagian dari refleksi sejarah yang pernah terjadi di negeri ini (Provinsi Aceh)

“ Kami sama sama merasakannya,  dikala susah dan senangnya hidup dan menetap di Provinsi Serambi Mekah ini, kenapa di era sekarang masih ada hal seperti itu terjadi dan tentunya sudah pelanggaran HAM berat untuk kesekian kalinya terjadi,” ujar Erwita AR politisi PNA yang ikut andil dalam pesta demokrasi di tahun 2024

Caleg nomor urut 3 dari PNA ini sangat menyayangkan kejadian yang terjadi di Kota Tangerang Selatan, sebab selain sebangsa dan setanah air bahkan satu rumpun tersebut bernasib naas di tangan oknum seorang militer

” Kami berharap pemerintahan presiden Joko Widodo bisa menyelesaikan persoalan anak bangsa yang seperti tak tenang dengan situasi dan kondisi menjelang pesta demokrasi ini,’ tutur Wiewiek akrab di sapa awak media, Senin (28/8/23)

Warga sipil selalu bekerja seolah olah dalam bayang bayang oknum militer yang tiap waktu mengintai dan mencari korban baru. “ Saya belum hapal jelas modus dari peristiwa berdarah tersebut, karena langsung viral adanya oknum Paspampres menculik dan membunuh korban warga Aceh,” urainya