KNPI Aceh: MBG Jadi Investasi Jangka Panjang bagi Generasi Muda

DETIKMERDEKA – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto berperan penting dalam mendukung pemenuhan gizi dan kebugaran pelajar. Asupan nutrisi yang cukup dapat membantu tumbuh kembang anak sekaligus menunjang aktivitas belajar dan olahraga.

Wakil Ketua KNPI Aceh, Sulthan Muhammad Yus, menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan dalam kegiatan KNPI Sport Fest bertema Gerakan Sinergi Pemuda dari Aceh untuk Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan DPD KNPI Kota Lhokseumawe tersebut berlangsung di Lapangan Tunas Bangsa, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Sulthan mengatakan, pemenuhan gizi menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, aktif, dan produktif. Kecukupan nutrisi membantu perkembangan fisik dan daya tahan tubuh, sehingga pelajar dapat menjalani kegiatan belajar maupun olahraga dengan baik.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah penting dalam menyiapkan generasi muda yang sehat dan berkualitas. Dalam olahraga, kemampuan dan keterampilan memang penting, tetapi kondisi fisik yang baik juga perlu didukung oleh asupan gizi yang cukup dan seimbang,” ujar Sulthan.

Menurut Sulthan, program MBG ini upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemenuhan gizi perlu berjalan seiring dengan pendidikan dan pembinaan olahraga agar anak memiliki kesempatan berkembang secara optimal.

Ia menilai, semangat tersebut sejalan dengan pelaksanaan KNPI Sport Fest 2026 yang melibatkan puluhan SMA sederajat se-Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan, membangun kedisiplinan, dan belajar menjunjung sportivitas.

“Melalui KNPI Sport Fest, kita ingin mendorong anak-anak muda agar aktif berolahraga dan memiliki semangat berkompetisi secara sehat. Harapannya, perhatian terhadap pemenuhan gizi melalui program pemerintah juga berjalan seiring dengan pembinaan olahraga di kalangan pelajar,” katanya.

Sulthan juga mendorong sekolah, orang tua, organisasi kepemudaan, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemenuhan gizi bagi anak. Dukungan berbagai pihak diperlukan agar kebiasaan hidup sehat dan kesempatan mengembangkan bakat dapat berjalan beriringan.

Ia berharap pemenuhan gizi melalui program MBG dan pembinaan olahraga dapat mendukung tumbuh kembang pelajar. Dengan demikian, generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga sehat, bugar, dan mampu meraih prestasi di berbagai bidang.[]