KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

banner 468x60

DETIKMERDEKA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

Penggeledahan dilakukan di kediaman Ono Surono di Kota Bandung, pada Rabu 1 April 2026. Tim penyidik KPK turun langsung ke lokasi untuk mencari sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

banner 336x280

“Hari ini, Rabu (1/4), penyidik melakukan penggeledahan di rumah saudara ONS yang berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta, pada Rabu, 1 April 2026.

Proses penggeledahan masih berlangsung hingga sore hari. Tim penyidik belum menyampaikan hasil sementara dari kegiatan tersebut.

“Kegiatan masih berlangsung. Kami akan update (beri tahu) perkembangannya,” katanya.

Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 18 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap sepuluh orang.

Sehari setelah OTT, KPK membawa delapan orang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dua di antaranya adalah Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

KPK juga menyita uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait praktik suap proyek di Kabupaten Bekasi. Uang tersebut diduga menjadi bagian dari transaksi antara pihak pemberi dan penerima suap.

Pada 20 Desember 2025, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Ade Kuswara Kunang, HM Kunang, serta pihak swasta bernama Sarjan.

KPK menyebutkan Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang sebagai pihak yang diduga menerima suap. Sarjan diduga berperan sebagai pemberi suap dalam proyek tersebut.

Penggeledahan di rumah Ono Surono dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam perkara ini. Penyidik mendalami kemungkinan keterkaitan sejumlah pihak lain dalam kasus tersebut.

Proses penyidikan masih terus berjalan. KPK menyatakan akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah seluruh rangkaian penggeledahan selesai dilakukan.[]
 

banner 336x280

Berita Terbaru