678 Trio Indonesia Emas
DETIKMERDEKA.COM,- 78 tahun Indonesia Merdeka. Selama perjalanan bangsa pasca merdeka, banyak sudah pelajaran yang bisa di ambil oleh kita sebagai bangsa.
Dari satu masa pemerintahan ke masa pemerintahan lainnya, telah memberikan corak dan dinamika masing masing.
Ada catatan yang bisa kita lihat dari peralihan satu masa pemerintahan ke masa pemerintahan lainnya, yaitu kita selalu disuguhi dinamika yang cenderung memangkas dan menghilangkan hampir semua hal yang telah dikerjakan pemimpin sebelumnya.
Melalui praktek itu, rakyat digiring untuk mengikuti ritme kepemimpinan berikutnya dan menghilangkan segala atribut yang pernah ada. Suka atau tidak suka, praktek tersebut, sesungguhnya menjadi bibit rentannya persatuan dan kesatuan bangsa, dan lebih dekat pada pola memecah belah bangsa melalui legalisasi doktrin masa pemerintahan yang bersangkutan, karena dipaksa untuk memendam dendam rezim.
Waktu terus berlalu, 78 tahun kita merdeka, dinamika yang berlandaskan kepentingan sesaat mulai sirna, telah tiba masa kita untuk saling merangkul, berpegangan dan berjabat tangan dengan erat. Alloh Swt, Tuhan yang Maha Kuasa telah menurunkan rahmat kebersanaan bagi bangsa kita, yang di tunjukkan oleh tiga figur pemimpin banngsa, yaitu Presiden Jokowi, SBY dan Prabowo.
Bang Maruar Sirait mengatakan dengan lantang, bahwa kita harus bersatu, bergotong royong, tapi hanya dalam pidato pidato, tidak ada contoh teladan dari para pemimpin kita. Itu benar adanya, tapi lanjut Bang Ara, kita sekarang melihat contoh dari dua sosok pemimpin yang bertarung keras, tapi saat negara memanggil untuk kepentingan bangsa dan negara mereka bersatu.
Kini persatuan itu akan semakin kokoh, melalui langkah Presiden Jokowi yang melantik AHY menjadi Menteri ATR / Kepala BPN.
Peristiwa pelatikan AHY pagi kemarin adalah momentum sejarah emas yang akan dicatat oleh tinta emas bangsa Indomesia, di hati sanubari masing – masing. Sebab kita tahu, AHY merupakan representasi pak SBY.
Kini kita akan memyaksikan langkah langkah persatuan Indonesia yang akan diukir oleh trio emas bangsa Indonesia yaitu Presiden ke 6 SBY, Presiden ke 7 Jokowi, dan Presiden ke 8 Prabowo Subianto. Harapa Bang Ara akan contoh dan tauladan bangsa, adalah harapan semua anak bangsa, semua ummat yang rindu akan kedamaian.
Harapan Indonesia emas tahun 2045, akan menjelma menjadi kenyataan. Teruslah Pak Jokowi, Pak Sby, dan Kang Haji Prabowo, tebarkan tetes tetes embun kesejukan, rangkaian jabat erat tangan, dan untai kerja bagi kesejahteraan rakyat.
Kini Bapak bertiga adalah harapan dan angin segar bagi kami, yang akan terus memberi tauladan tentang pentingnya kerukunan, demi merajut persatuan
Khusus untuk Kang Haji Prabowo, terima kasih atas spirit, dan tuntunan selama ini pada kami, untuk berbuat keramahan dan kesantuan bagi sesama. Bukan caci maki, Semoga Bapak sehat selalu, dalam mengemban komando dan meembawa bangsa ini menjadi sejahtera bersama sama dengan Pak Jokowi dan Pak SBY.
Inilah TRIO EMAS Indonesia Emas Tahun 2045, yang mulai ditancapkan trio Prediden kita, yaitu Presiden Jokowi, Presiden SBY, dan Presiden Prabowo. Sebagaimana Presiden SBY, sampaikan Komandan saya sekarang adalah Pak Prabowo, inilah tonggak emas, dengan cara meredam ego, tapi mengedepankan kebersamaan.
Melalui Bapak bertiga, kami berharap, kerukunan ini harus jadi kerukunan abadi, yang menghantarkan Indonesia Emas di masa yang akan datang, yaitu kehidupan berbangsa yang dihiasi senyum indah para generasi Emas Indonesia. Aamiin aamiin aamiin Yra.
tulah sami’na wa’ato’na tiga negarawan yang kita miliki saat ini. Kita berharap Presiden ke 5 Ibu Megawati bisa ikut merajut benang kebersamaan ini, demi kejayaan bangsa, negara dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Aamiin Yra.
Wallohualam bisshowab
Bandung, 21 Pebruari 2024
Nandang Sudrajat
Ketua DPW APPSI JABAR
Sekjen DPP PAPERA






