APPSI DKI Gelar Muswil, Fokus Benahi Pasar Tradisional

banner 468x60

DETIKMERDEKA – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia DKI Jakarta menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-5 yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-22 di Gedung Juang, Sabtu (12/4/2026). Forum lima tahunan ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah strategis penguatan pasar tradisional di ibu kota.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) serta sekitar 120 komunitas pedagang pasar dari berbagai wilayah Jakarta. Selain menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, Muswil juga difokuskan pada pembenahan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.

banner 336x280

Ketua Umum APPSI, Sudaryono, menegaskan bahwa penguatan organisasi menjadi kunci dalam mengawal program pemerintah, khususnya di sektor perdagangan rakyat.

“Muswil ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali sebagai momentum pergantian kepemimpinan. Kita melakukan pembenahan struktur organisasi sampai ke lapisan terbawah agar mampu mengawal dan menjalankan program Presiden Bapak Prabowo Subianto, khususnya di sektor perdagangan pasar,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pedagang pasar memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi.

“Pedagang pasar harus menjadi bagian terdepan dalam menjaga stabilitas harga barang, seperti minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya, agar tidak terjadi kenaikan harga yang tidak wajar,” tambahnya.

Selain penguatan peran ekonomi, APPSI juga mendorong transformasi pasar tradisional agar lebih modern dan kompetitif. Perubahan ini dinilai penting untuk menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada pasar rakyat.

“Kita harus mengubah stigma bahwa pasar tradisional itu becek, kotor, dan penuh sampah. Program ke depan adalah bagaimana menjadikan pasar rakyat lebih tertata, bersih, dan menarik, sehingga masyarakat kelas menengah ke atas juga nyaman berbelanja di pasar tradisional,” tegasnya.

Sudaryono juga meminta seluruh jajaran APPSI aktif mendata berbagai persoalan di lapangan sebagai bahan advokasi kepada pemerintah daerah.

“Setiap persoalan yang terjadi di pasar harus didata dan diinput agar bisa kita akomodasi dan selanjutnya kita sampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk kepada gubernur, pada waktu yang tepat,” katanya.

Ia menegaskan, APPSI siap mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar.

“APPSI adalah bagian dari pasukan Bapak Prabowo Subianto. Kami siap mendukung setiap kebijakan dan program yang dijalankan demi kesejahteraan pedagang pasar dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Muswil ini diharapkan melahirkan kepengurusan baru yang mampu membawa APPSI DKI Jakarta menjadi organisasi yang lebih solid, adaptif, dan progresif dalam menjawab tantangan modernisasi pasar di tengah persaingan dengan ritel modern.

banner 336x280