Pakar Psikologi Forensik Meragukan Motif Riswandi Manik Menculik Imam Masykur Demi Tebusan Obat Ilegal
DETIKMERDEKA.COM- Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri meragukan motif ekonomi sebagai penggerak utama anggota Paspampres Praka Riswandi Manik menculik dan menyiksa pemuda Aceh, Imam Masykur hingga meninggal dunia
Ia beranggapan bahwa sebagai anggota Paspampres Praka Riswandi Manik tentu mendapatkan tunjangan dan gaji setiap bulannya. Selain itu, dugaan motif bahwa Riswandi Manik memeras dan meminta tebusan korban karena jualan obat terlarang juga dianggap tidak masuk akal.
Hal itu lantaran Paspampres merupakan orang-orang terpilih yang pastinya melewati proses yang sangat berat dan panjang.
“Nalar awam, Paspampres berisikan orang-orang kualitas satu. Kompetensi, integritas, moralitas, semuanya sudah teruji dan berstandar tinggi,” ujar Reza Indragiri
Karena hal itu, ia menghimbau Institusi Paspampres agar bisa menggali lebih dalam terkait motif pembunuhan Imam Masykur oleh salah satu oknumnya, seperti dilansir dari laman pojoksatu (Jawa pos), Kamis (31/8/23)
Sebab, tindakan kriminal yang dilakukan oleh Riswandi Manik berpotensi mencoreng nama baik Institusi Paspampres yang selama ini dikenal baik.
“Setiap kali terjadi perbuatan pidana berat oleh personel lembaga yang bersenjata, saya selalu katakan bahwa kejadian dimaksud seharusnya berdampak pula terhadap organisasi,” ujar Reza Indragiri






