Beda Gestur Prabowo Saat Menanggapi Sosok Ganjar dan Anies
DETIKMERDEKA.COM- Dalam wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab di program Mata Najwa, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjukkan gestur yang berbeda saat dimintai pendapat tentang dua bakal pesaingnya di Pilpres 2024 mendatang: Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
“Pak Prabowo boleh saya minta tanggapan Bapak atas dua nama yang saat ini juga sudah menyatakan diri siap maju di Pilpres 2024 Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan,” kata Najwa kepada Prabowo, seperti dilansir dari laman narasitv, Senin (3/7/23)
Najwa lalu menampilkan foto saat Prabowo dan Anies bersalaman.
“Yang ini dulu Pak,” kata Najwa.
Mendengar permintaan tersebut Prabowo tidak segera menjawab.
“Maksudnya?” tanya Prabowo dengan gestur yang tampak biasa biasa saja
Najwa lalu mengulang pertanyaannya dengan mengatakan bagaimana tanggapan Prabowo atas sikap Anies yang akan maju sebagai capres dan berpotensi menjadi pesaing di Pilpres 2024 mendatang.
Alih-alih mengomentari sosok Anies, Prabowo justru mengalihkan jawaban ke konsep republik yang memberikan kesempatan kepada setiap warga untuk mengabdi kepada negara.
“Artinya, Anies Baswedan sebagai warga negara, kalau dia merasa tadi itu; berpendidikan cukup, berkesehatan baik, penghasilannya sudah mapan, dia boleh saja. Dia sebagai warga negara, bagus kalau dia menyiapkan diri, menyediakan diri untuk maju. Kan dia menyediakan diri untuk berbakti kepada negara, Itu kan positif,” tegas Prabowo
Merasa belum mendapat jawaban yang diharapkan Najwa kembali mengulang pertanyaannya ke Prabowo.
“Dan sosoknya, boleh saya minta penilaian anda atas sosok Anies Baswedan, Pak Prabowo,” tanya Najwa.
Prabowo lagi-lagi berkilah ia tidak memiliki wewenang dan kompetensi untuk menilai sosok Anies sebagai bakal pesaingnya di pilpres mendatang.
“Saya kira bukan wewenang saya, atau kompetensi saya untuk menilai. Itu kan rakyat yang akan menilai beliau,” balas Prabowo.
“Iya kan? Lho, lho, lho. Saya pun menyiapkan diri atau menyediakan diri untuk maju. Kan berarti saya ini kontestan beliau. Kita kan bersaing. Masa Anda minta saya nilai beliau,” ujarnya.
Jawaban Prabowo membuat Najwa harus mengulang lagi konteks pertanyaannya.
“Karena kan dulu bapak mendukung, [Anies] ini ketika menjadi gubernur, jadi bahkan komentar singkat saja menurut bapak tidak ada tentang sosok ini Pak?” tanya Najwa.
Meski demikian, Prabowo tetap enggan berkomentar mengenai sosok Anies.
“Tadi kan sudah komentar terlalu panjang,” jawab Prabowo.
Tanggapan ke Ganjar, Najwa lalu mengganti foto di layar besar (big screen) dengan foto Ganjar Pranowo.
“Bagaimana menggambarkan hubungan bapak dengan Ganjar Pranowo, Pak Prabowo?” tanya Najwa.
“Anda mau jawaban jujur, ya?” kata Prabowo dengan gestur semangat.
“Selalu Pak,” kata Najwa.
Prabowo mengatakan meski tidak pernah bekerjasama langsung dengan Ganjar, ia merasa memiliki chemistry dengan bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan tersebut.
“Anda mau jawaban yang jujur ya. Saya kan tidak pernah dekat dan tidak pernah bekerja, sama-sama dengan beliau. Saya tidak pernah, ya. Tapi jujur ya, kalau chemistry saya oke sama beliau,” ungkap Prabowo.
Menurut Prabowo, Ganjar juga merupakan sosok yang mudah bergaul dan baik.
“Orangnya easy to get along with, saya oke, saya bisa bergaul dengan beliau, saya kira orang yang baik, hatinya baik, niatnya baik,” ungkap Prabowo.
Bahkan, ia mengaku sempat berharap Ganjar Pranowo bisa menjadi wakilnya di Pemilihan Presiden 2024.
“Tadinya aku berharap sebenarnya saya bersama beliau [sebagai pasangan capres-cawapres]. Tadinya,” terang Prabowo seraya tersenyum






