Sekretaris Srikandi Papera Aceh Berharap Ada Solusi Penyegelan Kantor Keuchik Gampong Rukoh
DETIKMERDEKA.COM- Aksi masyarakat menyegel kantor Keuchik Gampong Rukoh mendapat sorotan dari para tokoh masyarakat dan aktifis perempuan Aceh.
Menurut Sekretaris Papera (Pedagang Pejuang Indonesia Raya.red) dan juga calon legislatif PNA Erwita AR penyegelan yang dilakukan secara mendadak oleh warga ternyata menjadi perhatian sejumlah pihak bahkan dinilai terlalu terburu buru dilakukan
“ “Penutupan ini tentu sangat berimbas terhadap pelayanan kepada masyarakat, dan itu yang membuat kami prihatin harus terjadi,” ungkap Wiewiek akrab di sapa awak media, Selasa (13/6/23) yang juga aktif sebagai Srikandi Papera Aceh
Ia pun tetap berpihak kepada masyarakat atas kekecewaannya, hanya menyayangkan hingga harus kantor Keuchik di segel
“ Kami memahami keinginan masyarakat atas insiden tersebut, dan saya berharap Keuchik Rukoh bisa bersama sama menyelesaikan permasalahannya dengan masyarakat,” ujar Wiewiek
Berdasarkan keterangan yang diperoleh bahwasannya konflik itu muncul akibat pro kontra dalam penggunaan APBG tahun 2020. Sehingga warga menolak menerima LPJ 2020, yang berimbas pada penyegelan kantor keuchik
Legislator PNA ini berharap insiden yang terjadi tidak berujung panjang dan secepatnya dapat disepakati bersama secara musyawarah yang mengikat hingga adanya keadilan atas tuntutan masyarakat oleh Keuchik Gampong Rukoh
Diketahui penyegelan Kantor Keuchik Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh berujung ricuh. Kericuhan itu terjadi saat menyegel kantor tersebut, dengan menempelkan spanduk dan menggembok pintu masuk dan kericuhan berawal saat seorang oknum yang diketahui dari aparat keamanan meminta agar spanduk dan gembok yang dipasang warga dicopot
“ Saya enggan menyikapi siapa yang bersalah dalam hal ini namun apapun yang telah disepakati bersama antara warga dan Keuchik Gampong Rukoh bersatu membangun Aceh secara baik dan berkeadilan,” pungkas Wiewiek















