Kebersamaan Jokowi-Prabowo Mewakili Urusan Indonesia Masa Depan
DETIKMERDEKA.COM- Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Prabowo Subianto, tengah menjadi perhatian publik. Pasalnya, menjelang Pemilu 2024, keduanya nampak selalu bersama. Jokowi kerap kali mengajak Prabowo untuk melakukan kunjungan kerja bersama.
Mengutip dari laman mypresident.id, Seperti kata pepatah, “patah tumbuh, hilang berganti,” yang bisa dimaknai bahwa setiap pemimpin yang pergi, telah ada orang yang menggantikannya. Dalam konteks politik, seolah-olah Jokowi sedang memberikan sinyal mandat kepada Prabowo untuk meneruskan kepemimpinanya sebagai Presiden RI.
Simbolnya sudah jelas. Ajakan Jokowi kepada Prabowo di beberapa acara presiden. Masalahnya, ajakan tersebut bukan pertama atau kedua kalinya. Melainkan Jokowi berkali-kali terlihat mesra bersama dengan mantan rival pilpresnya itu.
Hal ini memunculkan asumsi bahwa dukungan Jokowi kepada Prabowo dalam Pilpres 2024 semakin matang. Jokowi seolah ingin nantinya, yang akan meneruskan kepemimpinannya adalah orang yang mengerti betul tentang Indonesia dan urusan-urusan penting lainnya.
Asumsi ini bukan tanpa alasan, jika diperhatikan dengan cermat, kebersamaan keduanya beberapa waktu lalu, mewakili berbagai urusan kenegaraan yang urgen dibutuhkan Indonesia ke depan. Mulai dari urusan kepresidenan, pertanian (ekonomi), hingga urusan keagamaan.
Dalam urusan kenegaraan misalnya, Jokowi beberapa waktu lalu mengajak Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, di East Drawing Room, Istana Kepresidenan Singapura, pada Kamis 16 Maret 2023
Dalam pertemuan tersebut, menghasilkan beberapa kesepakatan kerja sama antara kedua negara. Mulai dari kerja sama investasi Singapura ke IKN Nusantara, bidang energi, healthcare, hingga kerja sama di bidang digital dan peningkatan SDM teknologi dan informasi.
Sementara itu, dalam bidang pertanian, Jokowi juga mengajak Prabowo ke Jawa Tengah untuk meninjau panen beras dan berdiskusi bersama para petani. Urusan pertanian ini, menjadi penting untuk Indonesia. Pasalnya, bidang pertanian juga menjadi urusan pertahanan dan kemakmuran rakyat Indonesia.
Kemudian, dalam urusan keagamaan, Jokowi juga mengajak Prabowo untuk hadir dalan Istighosah dan Doa Bersama Rabithah Melayu-Banjar. Padahal, jika melihat tupoksinya, seharusnya Menteri Agama yang ada di sana. Namun, Menhan Prabowo lah yang hadir mendampingi Presiden Jokowi. Sangat implisit bukan.
Sosok Jokowi di mata Prabowo
Sosok Jokowi di mata Prabowo sempat ia ungkapkan dalam acara Istighosah di Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu. Menurutnya, Presiden Jokowi adalah orang yang punya komitmen untuk berbuat sebaik mungkin untuk kepentingan rakyat.
“Saya saksi saya melihat komitmen Pak Jokowi untuk rakyat luar biasa, beliau berpikirnya selalu untuk rakyat kecil, saya tuh akhirnya harus mengakui dalam hal memimpin negara saya harus belajar dari Pak Joko Widodo,” tutur Prabowo, Minggu (19/3/23)
Selain itu, Prabowo juga mengaku banyak belajar kepada Jokowi soal mengurus negara dan memimpin Indonesia.
“Saya dulu tentara prajurit saya mengerti bertempur saya mengerti perang, tapi saya kalau urusan negara saya sekarang banyak belajar dari Pak Joko Widodo, karena itu mungkin beliau bawa saya kemana-mana, mungkin beliau mau didik saya, saya tidak tahu, tapi kira-kira itu,” ujar Prabowo













