Siapapun Cawapresnya, Elektabilitas Prabowo Terus Melejit
DETIKMERDEKA.COM- Menjelang Pemilu 2024, popularitas Prabowo Subianto terus mengalami kenaikan. Tak hanya sebagai Menteri Pertahanan RI, tapi juga sebagai Calon Presiden RI 2024.
Bersadarkan survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang digelar pada periode 3 hingga 15 Juli 2023 yang lalu, Prabowo cenderung mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.
Pada bulan Januari 2023 yang lalu Prabowo hanya meraih elektabilitas sebesar 25,4 persen. Kemudian pada Mei Prabowo mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 33,9 persen, dan pada Juni di angka 34,3 persen.
Sedangkan pada Juli 2023 yang lalu, Prabowo berhasil menembus angka 38,2 persen. “Di Juli 2023 elektabilitas Prabowo 38,2 persen. Prabowo terlihat elektabilitas menanjak,” kata Peneliti LSI Ardian Sopa, seperti dilansir dari lama mypresident.id, Rabu (16/8/23).
Elektabilitas Prabowo dari waktu ke waktu sulit untuk disaingi. Terlihat dari dua pesaingnya yaitu Ganjar Pranowo yang mengalami fluktuatif, sedangkan Anies Baswedan mengalami penurunan.
Ganjar pada Januari 2023 yang lalu sempat berada di angka 37,8 persen. Kemudian pada Mei turun menjadi 31,9 persen, lalu bulan Juni 32,7 persen dan Juli berhasil naik lagi di angka 35,3 persen.
Sedangkan Anies konsisten di posisi ketiga, bahkan mengalami penurunan. Pada Januari 2023, elektabilitas Anies berada di angka 22,1 persen, Mei 20,8 persen, Juni 22,1 persen dan Juli 18,4 persen.
“Ini menunjukkan 5 sampai 6 bulan dari masa pencoblosan Prabowo paling unggul,” jelas Ardian.
Prabowo tetap unggul siapapun Cawapresnya
LSI Denny JA juga melakukan survei terhadap Cawapres yang diperdiksi akan menemani tiga Capres yang hari ini berada di puncak elektabilitas. Hasilnya, Prabowo tetap berada di puncak elektabilitas meskipun dipasangkan oleh Gibran Rakabuming Raka hingga Airlangga Hartarto.
Bersama Gibran Rakabuming Raka, Prabowo unggul 38,8 persen dan mengalahkan pasangan Ganjar-Sandiaga 33,1 persen, Anies-AHY 16,4 persen dan tak jawab 11,7 persen.
Ketika bersama Erick Thohir, Prabowo memperoleh elektabilitas sebesar 38,9 persen. Disusul oleh Ganjar-Sandi 34,4 persen, Anies-AHY 15,8 persen dan tak jawab 10,9 persen.
Kemudian, jika dipasangkan oleh Airlangga Hartarto, Prabowo tetap unggul dengan elektabilitas sebesar 37,5 persen. Kemudian disusul dengan pasangan Ganjar-Sandi 35,9 persen dan Anies-AHY 20,2 persen.
Sedangkan ketika bersama Cak Imin, Prabowo unggul tipis dengan elektabilitas sebesar 36,5 persen, kemudian Ganjar-Sandi 36,2 persen dan Anies-AHY 20,5 persen.
Diketahui, survei ini melibatkan 1.200 responden dengan menggunakan metode multi-stage random sampling dengan margin of error sebesar +2,9 persen. Survei ini juga melakukan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.






