Tips Cegah Penyakit Musiman Saat Puasa, Dari Batuk hingga Radang Tenggorokan

banner 468x60

DETIKMERDEKA — Bulan Ramadan identik dengan perubahan pola makan dan minum. Sayangnya, perubahan ini sering memicu berbagai keluhan kesehatan yang kerap disebut sebagai “penyakit musiman puasa”, mulai dari batuk, radang tenggorokan, hingga gangguan pencernaan. Para ahli kesehatan mengingatkan, kondisi tersebut sebenarnya bisa dicegah dengan pola hidup yang tepat selama menjalani ibadah puasa.

Memasuki bulan puasa, banyak masyarakat mengeluhkan masalah kesehatan ringan seperti batuk, sariawan, hingga sakit tenggorokan. Menurut Kementerian Kesehatan RI, kondisi tersebut umumnya dipicu perubahan pola makan yang drastis, kurang minum air putih, serta konsumsi makanan dan minuman yang tidak seimbang.

banner 336x280

Dokter spesialis gizi klinis menjelaskan, kebiasaan langsung minum es dalam jumlah besar saat berbuka sering menjadi pemicu utama batuk dan iritasi tenggorokan.

“Ketika tubuh seharian tidak mendapat cairan, kondisi tenggorokan cenderung kering. Jika langsung diberi minuman sangat dingin, maka terjadi perubahan suhu mendadak yang memicu iritasi,” jelasnya.

Selain itu, konsumsi makanan manis berlebihan juga dapat menyebabkan radang tenggorokan dan sariawan. Hal ini karena kadar gula tinggi dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri di rongga mulut.

Tak hanya itu, kurang minum air putih juga menjadi faktor terbesar berbagai keluhan kesehatan saat puasa, termasuk sakit kepala, lemas, dan gangguan pencernaan.

Tips Mencegah Penyakit “Bulan Puasa”

Agar tetap sehat selama Ramadan, berikut beberapa tips yang direkomendasikan ahli kesehatan:

1. Terapkan Pola Minum 2-4-2
Minum 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur untuk menjaga hidrasi tubuh.

2. Hindari Minuman Es Berlebihan
Sebaiknya awali berbuka dengan air putih suhu normal sebelum mengonsumsi minuman dingin.

3. Batasi Makanan Manis dan Gorengan
Konsumsi secukupnya agar tidak memicu radang tenggorokan maupun gangguan pencernaan.

4. Konsumsi Buah dan Sayur
Kandungan vitamin dan serat membantu menjaga daya tahan tubuh selama puasa.

5. Jangan Lewatkan Sahur
Sahur penting untuk menjaga stamina sekaligus mencegah dehidrasi.

Kementerian Kesehatan menekankan bahwa puasa seharusnya menjadi momen meningkatkan kesehatan, bukan sebaliknya. Dengan menjaga pola makan, cukup minum, serta memilih menu berbuka yang seimbang, masyarakat dapat terhindar dari berbagai “penyakit musiman” selama Ramadan.

“Puasa yang sehat bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga bagaimana menjaga tubuh tetap bugar,” pungkasnya.

banner 336x280