Survei Nasional: Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Capai 79,9 Persen

banner 468x60

DETIKMERDEKA – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei nasional terkait tingkat kepuasan dan kepercayaan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Survei ini dilakukan terhadap responden yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

Penelitian tersebut menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara langsung. Dengan margin of error sekitar 2.9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen, metodologi ini dinilai representatif untuk menggambarkan opini publik terhadap kinerja pemerintah.

banner 336x280

Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo berada pada angka yang tinggi. Sebanyak 79,9 persen responden menyatakan puas, sementara tingkat kepercayaan publik mencapai 91 persen. Angka ini mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Temuan tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan adanya penguatan dan perluasan dukungan publik pasca Pemilu Presiden 2024. Dukungan ini tidak hanya datang dari basis pemilih awal, tetapi juga dari kelompok masyarakat yang sebelumnya tidak memilih pasangan Prabowo-Gibran.

Analis Indeks Data Nasional, Ayip Tayana, menilai tingginya tingkat kepuasan dan kepercayaan publik tidak terlepas dari mulai dirasakannya dampak berbagai program pemerintah oleh masyarakat luas.

“Sebanyak 79,9 persen masyarakat merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo dan 91 persen menyatakan percaya. Ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat yang tidak memilih pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 kini mulai merasakan manfaat dari program-program pemerintah,” ujar Ayip Tayana saat dihubungi Detik Merdeka.

Ia menambahkan, “Tinggal sekitar 21 persen masyarakat yang perlu terus dibahagiakan dan 9 persen yang tingkat kepercayaannya masih perlu ditingkatkan.”

Sebagaimana diketahui, pada Pemilu Presiden 2024 pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka meraih sekitar 96.214.691 (58,6%) suara. Prabowo merajai 36 dari 38 provinsi di Indonesia. Sementara itu, pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar berada di posisi kedua dengan perolehan 40.971.906 (24,4%) suara dan menang di 2 dari 38 provinsi. Di urutan ketiga, pasangan Ganjar Pranowo–Mahfud MD memperoleh 27.040.878 (16,47%) suara.

Jika dibandingkan dengan capaian elektoral tersebut, tingkat kepuasan sebesar 79,9 persen dan kepercayaan 91 persen menunjukkan adanya ekspansi dukungan publik di luar pemilih awal. Hal ini menandakan bahwa kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran mulai mendapat penilaian positif dari masyarakat yang sebelumnya tidak memberikan dukungan politik.

banner 336x280