DETIKMERDEKA – Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan bahwa traktat baru antara Australia dan Indonesia menjadi tonggak penting dalam hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang keamanan dan pertahanan. Pernyataan tersebut disampaikan Albanese sebagaimana dilansir Metro pada Kamis (5/2/2026).
Albanese menyebut, kesepakatan tersebut mencerminkan peningkatan signifikan dalam kerja sama keamanan Australia-Indonesia sekaligus mempertegas komitmen bersama menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
“Traktat baru ini merupakan momen penting dalam hubungan Australia-Indonesia. Hal ini melambangkan kerja sama keamanan dan pertahanan kita yang semakin besar dan menunjukkan bahwa hubungan kita menjadi lebih kuat dari sebelumnya,” ujarnya.
Menurut Albanese, hubungan Australia dan Indonesia memiliki karakter yang unik dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kedua negara tidak hanya bertetangga secara geografis, tetapi juga menjadi mitra strategis yang berkomitmen terhadap terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang aman, stabil, dan makmur.
“Ikatan Australia dengan Indonesia unik dan abadi, sebagai tetangga, mitra, dan teman yang berkomitmen pada Indo-Pasifik yang aman, stabil, dan makmur,” tambahnya.
Traktat ini menjadi bagian dari penguatan hubungan bilateral Australia-Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir terus berkembang, terutama dalam sektor pertahanan, keamanan regional, serta stabilitas geopolitik kawasan. Kerja sama tersebut dinilai penting di tengah dinamika politik dan keamanan global yang semakin kompleks.
Dengan adanya traktat baru ini, kedua negara diharapkan dapat memperluas kolaborasi strategis, memperkuat koordinasi pertahanan, serta meningkatkan stabilitas kawasan Indo-Pasifik sebagai kawasan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan keamanan dunia.

















