Purbaya Apresiasi Pengunduran Diri Dirut BEI: Sinyal Tanggung Jawab di Tengah Gejolak Pasar

banner 468x60

 

Jakarta, Detikmerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan respons positif atas pengunduran diri Iman Rachman dari jabatannya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut Purbaya, keputusan mundur di tengah krisis pasar modal mencerminkan bentuk akuntabilitas yang tegas.

banner 336x280

Sebagaimana diketahui, Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Direktur Utama BEI. Langkah itu diambil menyusul runtuhnya IHSG dua hari terakhir.

“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujarnya.
Iman berharap langkah pengunduran dirinya menjadi yang terbaik bagi pasar modal ke depan. Harapannya IHSG bisa kembali menguat beberapa waktu ke depan.
“Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini membuka membaik, akan terus membaik hari-hari berikutnya,” pungkasnya.

Purbaya menyatakan bahwa mundurnya Rachman adalah langkah yang tepat setelah dampak koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir. Penurunan indeks ini, yang memicu kekhawatiran pelaku pasar, terjadi setelah laporan pasar global dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) menyoroti masalah transparansi serta struktur free float beberapa saham di Indonesia.

“Langkah pengunduran dirinya menunjukkan bahwa tanggung jawab tidak hanya soal menjabat, tetapi juga bertindak ketika kondisi pasar memerlukan perubahan arah,” ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta pada Jumat (30/1).

Purbaya menilai bahwa salah satu kelemahan kritis yang muncul selama gejolak pasar adalah kurangnya respons cepat terhadap sinyal dari MSCI. Menurutnya, ketidaktegasan dalam menindaklanjuti masukan dari lembaga internasional itu berdampak luas terhadap persepsi investor, yang kemudian memperburuk tekanan pasar.

Meskipun demikian, Purbaya meyakini bahwa pengunduran diri Rachman dapat menjadi momentum untuk memperkuat fondasi pasar modal Indonesia ke depan. Ia berharap penggantinya nanti fokus pada reformasi internal yang mampu merespons dinamika pasar lebih cepat, sekaligus menjaga kepercayaan investor dalam jangka panjang.

 

banner 336x280