Pengamat: Citra Ganjar Memburuk, Jokowi Makin Kuat Dukung Prabowo!
DETIKMERDEKA.COM- Imbas langsung dari keputusan FIFA untuk tidak menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 nampaknya berimplikasi kepada citra Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di depan publik. Banyak publik yang cukup kecewa dan geram dengan pernyataan Ganjar soal kehadiran Israel ke Indonesia.
Hal ini, berbeda dengan Presiden Jokowi yang sebenarnya tatap mengizinkan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia, tanpa harus melemahkan komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina atas penjajahan Israel.
Akibat lainnya secara politik, nama Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Prabowo Subianto pun diprediksi mendulang dukungan di Pilpres 2024 nanti. Termasuk menguatnya dukungan Presiden Jokowi terhadap Menhan Prabowo.
Hal tersebut, senada dengan apa yang disampaikan oleh pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago.
Ia memandang, Jokowi yang kecewa atas dibatalkannya penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia, akan berdampak melemahnya dukungan Jokowi kepada kader PDIP itu.
“Manuver Ganjar dalam menolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20 mencengangkan. Ganjar mau terang-terangan, apakah mau memastikan tiket Pilpres sehingga mau melawan Jokowi? Ganjar membuat keputusan yang sangat dilematis,” ujar Arifki seperti di kutip dari laman mypresident.id, Sabtu, (1/4/23)
“Mungkin akan lewat KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) atau mengarah ke Gerindra dan Prabowo karena Jokowi orang yang susah menerima pihak yang berbeda haluan dengan beliau,” tambahnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, diketahui menjadi salah satu pejabat publik yang menolak kehadiran Timnas Israel untuk berlaga di Pildun U-20 di Indonesia. Dalam pernyataannya, Ganjar tegas menolak kehadiran negara penjajah Palestina itu.
“Kita sudah tahu bagaimana komitmen Bung Karno terhadap Palestina, baik yang disuarakan dalam Konferensi Asia-Afrika, Gerakan Non-Blok, dan maupun dalam Conference of the New Emerging Forces. Jadi, ya kita ikut amanat beliau,” kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya.
Selain Ganjar, kader PDIP lain yang juga sebagai Gubernur Bali, I Wayan Koster menolak secara lantang kehadiran timnas Israel dan sejumlah ormas Islam lain, seperti Alumni 212.





