Perkuat Konsolidasi Akar Rumput, Ketum PPIR Siap Menangkan Prabowo Presiden 2024
DETIKMERDEKA.COM- Dukungan terhadap Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Prabowo Subianto, kini semakin mengalir di akar rumput. Dukungan tersebut datang dari berbagai elemen masyarakat mulai dari petani, pedagang, seniman, hingga anak-anak muda.
Menjelang pemilu 2024 ini juga, sejumlah relawan Prabowo Subianto yang tak terhitung jumlahnya itu pun, mulai melakukan deklarasi untuk memperkuat dukungan kepada sosok Menteri Pertahanan RI ke-29 itu.
Terakhir, dukungan kepada Prabowo juga datang dari organisasi relawan Perempuan Prabowo Solo Raya yang mendeklarasikan diri untuk menyokong Ketum Gerindra itu menjadi Presiden RI 2024. Mereka menilai Prabowo adalah sosok yang tepat menggantikan posisi Presiden Jokowi.
Oleh karena itu, dengan modal sosial yang kuat ini, nantinya diharapkan mampu mendobrak suara massa untuk memenangkan Prabowo Subianto sebagai Capres RI dan juga Partai Gerindra dalam Pemilu 2024 nanti.
Seperti dikutip dari laman mypresident.id, Jumat (24/3/23). PPIR sendiri mengakui saat ini, tengah mengonsolidasikan sejumlah anggota untuk memperkuat gerakan akar rumput agar memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR), Mayjen (Purn) Musa Bangun.
“Maka, 2023 ini akan kita organisir lebih baik, lebih presisi dan tajam sehingga kita akan memetakan siapa-siapa yang siap turun lagi,” terang Mayjen (Purn) Musa Bangun dalam keterangannya
Untuk itu, sebagai organisasi sayap Partai Gerindra, kata Mayjen (Purn) Musa Bangun, PPIR perlu membangun komunikasi kembali secara politik dengan para purnawirawan lainnya
“Bahwa bahasa politiknya mungkin berbeda dengan bahasa seorang politisi, pensiunan kopral, sersan bicaranya dengan rakyat mungkin berbeda,” ucap Musa Bangun.
Selain itu, Musa Bangun juga sempat menyinggung mengenai negara-negara yang melakukan banyak perubahan di masyarakatnya, bukanlah mereka yang menganut sistem demokrasi.
“China 40 tahun terakhir, berhasil mengentaskan kemiskinan absolutnya. Dia bukan dalam demokrasi. Banyak yang mengatakan China itu, otak dan pikirannya komunis tapi perutnya kapitalis. Itulah cara-cara negara beradaptasi dengan lingkungan,” ujar Musa Bangun.
“Kita PPIR hari ini bertekad bersama beliau (Prabowo). Maka kita lakukan konsolidasi-konsolidasi untuk menyatukan sikap. Bahwa ada teman, senior, junior, kita yang berbeda pandangan politik dalam negara demokrasi seperti ini tidak bisa kita hindari,” tandas Musa Bangun





