Survei Indo Barometer Head to Head, Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies

banner 468x60

Survei Indo Barometer Head to Head, Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies

DETIKMERDEKA.COM- Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Prabowo Subianto, kembali berada di puncak popularitas sebagai Capres RI 2024. Elektabilitas Prabowo sangat berbanding lurus dengan kinerjanya sebagai Menhan RI.

banner 336x280

Dikutip dari laman mypresident.id, dalam survei yang dirilis oleh Indo Barometer terbaru, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menjadi salah satu kandidat terkuat sebagai Capres RI 2024. Elektabilitas Prabowo mengungguli Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Menariknya, dalam survei ini tak hanya menentukan elektabilitas Capres, melainkan juga menggunakan simulasi head to head.

Pada simulasi pertama, ketika Prabowo dihadapkan dengan Ganjar Pranowo, hasilnya, Prabowo unggul dengan elektabilitas sebesar 38,5 persen. Sedangkan Ganjar Pranowo, hanya mendapat perolehan angka sebesar 35,4 persen.

Sementara dalam simulasi Capres yang kedua, ketika Prabowo dihadapkan dengan Anies Baswedan, hasilnya, Prabowo Subianto masih tetap unggul. Ketum Partai Gerindra itu memperoleh elektabilitas sebesar 40,3 persen. Sementara, Anies Baswedan hanya memperoleh elektabilitas sebesar 30,7 persen.

“Ini surprise ya, karena Pak Prabowo di tiga nama itu berada di posisi nomor dua, Ganjar nomor satu, tetapi ketika “Head to Head” kok Pak Prabowo unggul?” kata M Qodari selaku Direktur Eksekutif Indo Barometer dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, (22/3/2023) kemarin.

Prabowo Disokong Semua Kalangan

Adapun alasan mengapa Menhan RI, Prabowo Subianto itu mendapat elektabilitas paling tinggi dibandingkan dengan capres lainnya, karena posisi Prabowo yang banyak diterima oleh semua kalangan, baik dari poros kanan maupun kiri.

Prabowo, kata Qodari, tak hanya didukung oleh pendukung Jokowi tetapi juga oleh kelompok pendukung non-Jokowi. Posisinya yang berada di tengah inilah yang membuat Menhan Prabowo sangat spesial di mata publik.

“Prabowo ini posisinya di tengah-tengah, sehingga ketika calon tinggal dua, Pak Prabowo dia dapat pemilih yang anti Jokowi sekaligus yang dukung Jokowi, jadi, dapat dua-duanya. Jadi, untung besar Pak Prabowo ini,” ujarnya.

Hal ini senada apa yang pernah disampaikan oleh Fahri Hamzah, jika Ganjar Pranowo merepresentasikan kemarahan kubu kaum kiri, Anies Baswedan merepresentasikan sebaliknya. Maka, Prabowo Subianto adalah simbol kaum tengah yang rasionalis.

Bisa kita amati, pendukung Prabowo, tak hanya datang dari kaum nasionalis (kiri) saja, melainkan juga sebagian dari mayoritas umat Islam (kanan) yang masih setia menyokong Prabowo untuk menjadi Presiden RI 2024.

Jokowi Jadi Penentu

Menurut Qodari, di Pilpres kali ini, Presiden Jokowi juga menjadi salah satu penentu dalam kemenangan Capres kali ini. Pasalnya, Jokowi memiliki relawan dan jaringan yang cukup luas, dari Sabang sampai Merauke sejak tahun 2014 yang lalu.

Oleh karena itu, kedekatan dengan Jokowi, akan membantu Capres-capres tersebut mendapat simpati rakyat Indonesia.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada periode 12-24 Februari 2023 dengan menggunakan metode wawancara tatap muka. Adapun responden yang terlibat dalam survei ini sebanyak 1.190 responden yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Sedangkan Margin of Errornya sebesar +- 2.9 persen, pada tingkat kepercayaan di 95 persen.

banner 336x280