Mengapa Prabowo Bergabung Dengan Pemerintah? Prabowo: “Saya Tidak Bisa Menerima Orang Sipil Terluka!”

Mengapa Prabowo Bergabung Dengan Pemerintah? Prabowo: “Saya Tidak Bisa Menerima Orang Sipil Terluka!”

DETIKMERDEKA.COM- Siapa yang tidak tahu sosok Prabowo Subianto di dunia militer? Seorang yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia ini telah mengabdikan dirinya sejak muda saat masuk angkatan militer tahun 1974.

Pengabdiannya kepada bangsa dan negara tidak hanya terbatas sebagai tentara, namun juga sepanjang hidupnya terus berkontribusi dari segala bidang. Mulai dari pengusaha, sosial-masyarakat, yayasan yang mewadahi potensi anak bangsa hingga membangun partai politik sebagai aspirasi rakyat.

Dahnil Anzar Simanjuntak, Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menceritakan sosok negarawan cucu pendiri Bank Negara Indonesia ini pernah membuatnya kagum atas sikapnya.

Saat itu terjadi demonstrasi di depan gedung Bawaslu saat Jokowi menang pilpres 2019. Demontrasi tersebut banyak menyebabkan masyarakat luka-luka.

Dahnil mengikuti Prabowo untuk mendatangi kejadian dan saat di lokasi di daerah Cut Mutia, Jakarta bertemu dengan salah satu anak muda yang terluka.

“Saya ingat sekali waktu saya di belakang pak Prabowo, kita temui anak muda terluka akibat bentrok dan kena gas air mata sembari mengatakan ‘Pak Prabowo ayo maju terus, kami siap mati buat Pak Prabowo,” cetus Dahnil.

Prabowo sembari berkaca-kaca, “Kamu ngapain mati buat saya? kamu harus hidup untuk hidup untuk Indonesia!”

Kejadian itulah yang membuat Prabowo Subianto kembali membuka komunikasi politik dengan Joko Widodo saat itu untuk meredam demontrasi.

“Saya ini tentara, dan saya biasa melihat prajurit wafat dan terluka. tapi saya tidak bisa menerima orang sipil terluka!,” ucap Prabowo Subianto

Prabowo masuk pemerintahan untuk memastikan persatuan Indonesia tetap dirawat. Keputusannya untuk menjadi Menteri Pertahanan pun mendapat antusiasme masyarakat. Sebab, sikap Prabowo yang dianggap “legowo” pada persaingan pilpres 2024 tidak menutup kontribusi Prabowo untuk bangsa.

Sikap tersebut dianggap sebagai negarawan. Dengan bijak untuk sama-sama berjuang, untuk membangun negara dan terbukti hingga kini baik Jokowi dan Prabowo tengah berjuang mengabdi meski masih ada yang kontra terhadap kebijakannya.

Di samping itu, sosok Prabowo yang fokus dalam pengabdian di Kementerian Pertahanan membawanya selalu berada dalam posisi teratas dari berbagai lembaga survei elektabilitas calon presiden 2024.