Elektabilitas Prabowo Menguat 7 Bulan Terakhir, Ini Alasannya
DETIKMERDEKA.COM- Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) sekaligus sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kembali meraih dukungan tertinggi sebagai Calon Presiden RI 2024. Hal ini, berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang digelar pada 1-8 Juli yang lalu.
Survei ini melibatkan 1.242 orang responden. Responden dipilih lewat proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Adapun Margin of error survei berada di angka sekitar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam survei ini, responden diberi pertanyaan ‘jika Pilpres diselenggarakan secara langsung, siapakah Capres yang akan dipilih?’ Hasilnya, Menhan RI Prabowo Subianto berada di urutan teratas. Prabowo meraih dukungan sebesar 35,8 persen.
“Prabowo paling banyak dipilih 35,8 persen, kemudian Ganjar 32,2 persen, dan Anies 21,4 persen. Sekitar 10,6 persen belum menunjukkan pilihannya,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam keterangannya dilansir dari laman mypresident.id, Jumat (14/7/23) siang
Selain itu, elektabilitas Menhan Prabowo konsisten menguat dari bulan Januari hingga Juli 2023 . Pada Januari 2023, elektabilitas Prabowo hanya mendapat angka 23,2 persen, sementara Ganjar 36,3 persen dan Anies 24,2 persen. Kini elektabilitas Prabowo melesat stabil tujuh bulan terakhir.
Sementara jika disurvei dengan simulasi 19 nama Capres, Prabowo tetap berada di urutan teratas. Prabowo (25,3 persen), kemudian disusul Ganjar (25,1 persen), dan Anies Baswedan (15,4 persen).
Adapun jika ketiga Capres itu saling berhadapan, Ketua Umum Partai Gerindra unggul atas Ganjar Pranowo dan juga Anies Baswedan. Jika berhadapan dengan Ganjar, Prabowo menang dengan elektabilitas sebesar 48,1 persen, sedangkan Ganjar hanya 38,1 persen.
Sementara jika berhadapan dengan Anies Baswedan, Menhan Prabowo menang telak. Prabowo berhasil meraih dukungan sebesar 50,9 persen dan Anies Baswedan sebesar 27,9 persen.
Alasannya Meningkatnya Elektabilitas Prabowo
Menurut Djayadi Hanan, tingginya elektabilitas Prabowo sebagai Capres RI 2024, karena mendapat endorsement dari Presiden Joko Widodo. Hal ini terlihat dari banyaknya kegiatan Presiden yang selalu bersama Prabowo.
Misalnya, dalam pidatonya, Presiden Jokowi pernah mengatakan jika 2024 ini adalah waktunya Prabowo memimpin Indonesia. Kemudian, gelagat Jokowi juga mencerminkan dirinya tak hanya mendukung Ganjar Pranowo sebagai petugas partai PDIP, melainkan juga ke Prabowo Subianto. “Itu yang membuat endorsement beliau menjadi penting dan berpengaruh,” katanya.
Sementara itu, menurut Andre Rosiade tingginya elektabilitas Prabowo lantaran adanya pergeseran dukungan pemilih Jokowi dari Ganjar Pranowo ke Prabowo Subianto.
Hal ini terlihat dari data LSI yang menunjukkan jika pemilih Jokowi 2019 yang memilih Ganjar sudah berada di bawah 50 persen. Sedangkan pemilih Jokowi 2019 yang ke Prabowo sudah mencapai 26 persen.
“Bahkan, kemarin saya ke Solo ada urusan keluarga sempat makan di dua warung, bertemu pelayan, pembeli, tukang parkir, semua menyampaikan Mas Andre kami sekarang mendukung Pak Prabowo,” cetus Andre, dilansir Republika.co.id






