Menhan Prabowo Unggul Hampir di Semua Survei
DETIKMERDEKA.COM- Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Prabowo Subianto banyak meraih dukungan dari berbagai pihak sebagai Calon Presiden RI 2024. Hal ini, terlihat dari banyaknya survei yang menempatkan Prabowo di urutan teratas.
Mengalirnya dukungan Prabowo sebagai Calon Presiden RI 2024, tak bisa dilepaskan dari kepercayaan publik kepada Prabowo untuk meneruskan program kerja pembangunan Presiden Jokowi. Publik menilai hanya Prabowo yang memiliki kapabilitas dan kapasitas untuk memimpin Indonesia di masa depan.
Setidaknya hingga saat ini, hanya ada 3 calon kuat sebagai Capres RI 2024 pengganti Jokowi. Ketiga nama tersebut adalah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. Ketiga nama tersebut diprediksi akan bertarung dalam Pilpres 2024 nanti.
Mereka adalah Capres-capres yang sudah diusung oleh sejumlah partai dan koalisi. Prabowo Subianto diusung oleh Partai Gerindra dan PKB (Koalisi KIR), Ganjar Pranowo diusung oleh PDIP dan PPP, dan Anies Baswedan yang diusung oleh Koalisi Perubahan (Demokrat, PKS, dan NasDem).
Seperti dilansir dari laman mypresident.id (24/6/23) Menhan Prabowo nyaris selalu berada di urutan teratas sebagai Capres di setiap survei terbaru. Berikut ini hasil survei terbaru dari sejumlah lembaga survei:
1. Survei Indopol
Berdasarkan survei terbaru dari Indopol Survey and Consulting yang diselenggarakan pada 5-11 Juni 2023, Menhan Prabowo meraih elektabilitas tertinggi dibandingkan dengan Capres-capres lainnya.
“Setelah terpuruk pada Juni 2022, elektabilitas Prabowo melaju cepat ke puncak elektabilitas pada Juni 2023,” kata Direktur Eksekutif Indopol, Ratno Sulistiyanto, dalam keterangannya.
Pada November 2021 elektabilitas Menhan Prabowo hanya menyentuh angka 17,25 persen. Angka ini kemudian menurun menjadi 11,63 persen pada Juni 2022. Namun, sejak Juni 2022, elektabilitas Prabowo mulai meningkat menjadi 15,37 persen pada November 2022.
Kemudian, Indopol melakukan survei kembali pada Desember 2022. Hasilnya, Prabowo mengalami peningkatan menjadi 20,24 persen. Dan pada Juni 2023, elektabilitas Menhan Prabowo menembus angka 28,79 persen.
Sementara itu, dalam simulasi tiga Capres; Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. Nama Prabowo meraih elektabilitas tertinggi juga. Prabowo meraih elektabilitas tertinggi dengan tingkat keterpilihan sebesar 31,21 persen.
Kemudian Ganjar Pranowo yanga berada di posisi kedua dengan tingkat keterpilihan sebesar 30,48 persen. Selanjutnya, ada nama Anies Baswedan yang berada di posisi ketiga dengan perolehan elektabilitas 26,53 persen.
2. Survei IPO
Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Indonesia Political Opinion (IPO) pada 5-13 Juni 2023, Menhan RI Prabowo Subianto kembali mendapat dukungan tertinggi sebagai Calon Presiden RI 2024.
Jika ketiga Capres; Prabowo, Ganjar, dan Anies disurvei secara head to head, maka hasilnya, nama Prabowo Subianto meraih kemenangan, baik ketika melawan Ganjar Pranowo, maupun ketika melawan Anies Baswedan.
Saat melawan Anies Baswedan, Menhan Prabowo meraih elektabilitas sebesar 58,3 persen, sedangkan Anies Baswedan hanya meraih 37,1 persen.
Adapun ketika berhadapan dengan Ganjar Pranowo, Prabowo mendapat dukungan sebesar 51,7 persen, sedangkan Ganjar Pranowo hanya mendapat 36,5 persen.
“Ketika kami coba sandingkan, dua tokoh masing-masing bertemu. Misalnya ketika Prabowo berhadapan head to head dengan Anies Baswedan maka pemenangnya adalah Prabowo dengan 58,3 persen,” terang Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam konferensi persnya.
“Sementara Anies Baswedan cuma mendapatkan 37,1 persen dengan tingkat persepsi publik yang tidak menjawab atau masih rahasia 4,6 persen,” sambungnya.
3. Survei LSI Denny JA
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA kembali merilis hasil survei yang dilakukan pada 30 Mei-12 Juni 2023 menjelang Pemilu 2024. Dalam survei kali ini, LSI Denny JA menemukan adanya tren pergeseran Pemilih Jokowi yang puas dengan kinerja Presiden.
Dalam survei ini, terdapat pergeseran Pemilih Jokowi yang mulai berlabuh dari Ganjar Pranowo ke Prabowo Subianto. Tren ini nampaknya sudah dirasakan semenjak enam bulan terakhir. Di mana, terdapat tren Ganjar Pranowo mulai menurun, sedangkan tren Prabowo yang semakin meningkat.
Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby dalam keterangannya pada Senin, (19/6/2023) kemarin, menyebut tren peningkatan elektabilitas Prabowo dari Maret yang hanya 35,8 persen dan 29,7 persen pada Januari lalu, menjadi 43,3 persen pada Juni 2023.
Sementara Ganjar Pranowo hanya meraup angka 42,3 persen. Padahal, pada Maret lalu Ganjar bisa meraup suara sebanyak 47,8 persen dan pada Januari sebesar 53,2 persen. “Per Juni 2023, pertama kalinya yang puas terhadap Jokowi lebih banyak memilih Prabowo,” katanya.
4. Survei LSN
Nama Menhan RI, Prabowo Subianto, kembali disebut-sebut sebagai Calon Presiden RI 2024 yang meraih elektabilitas tertinggi dalam survei terbaru Lembaga Survei Nasional (LSN) pada 24 Mei hingga 3 Juni 2023.
Dalam survei LSN terbaru ini, elektabilitas Menhan Prabowo mencapai 25,1 persen dengan pertanyaan terbuka atau top of mind. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry secara daring melalui kanal Youtube Garuda TV pada Pekan (11/6/2023) lalu
“Nama Prabowo Subianto paling banyak disebut publik yaitu sekitar 25,1 persen responden. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagai calon presiden Prabowo telah menjadi top of mind publik,” katanya.
Sementara di posisi kedua ada Capres dari PDIP, Ganjar Pranowo dengan meraih elektabilitas sebesar 18,5 persen suara dan Anies Baswedan sebesar 12,8 persen suara.
Kemudian, disusul nama-nama tokoh lainnya yang juga disebut-sebut punya elektabilitas di Pemilu 2024 ini, seperti Ridwan Kamil, Erick Thohir, Mahfud Md, AHY (Agus Harimurti Yudhoyono), Sandiaga Uno, Airlangga Hartarto, Puan Maharani, kemudian Khofifah, Moeldoko, dan Muhaimin Iskandar, hingga Habib Rizieq Shihab.
Namun, kata Gema, nama-nama tersebut jauh dari signifikan, lantaran tak termasuk dalam peredaran Capres RI 2024 terkuat.
Selain itu, Menhan Prabowo juga unggul di lima provinsi di Indonesia yaitu Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan.
Keunggulan tersebut berdasarkan hasil survei LSN melalui tabulasi silang di sembilan Provinsi terbesar di Indonesia. Di Jawa Barat, Menhan Prabowo meraih dukungan sebesar 53,2 persen, Banten 57,3 persen, Sumatera Utara 42,5 persen, Sumatera Selatan 38,5 persen dan Sulawesi Selatan 35,6 persen.
5. Indikator Politik
Berdasarkan survei terbaru Indikator Politik pada 26-30 Mei 2023, Menhan RI Prabowo Subianto kembali meraih elektabilitas tinggi sebagai Calon Presiden RI 2024.
Dalam survei kali ini, Indikator Politik menyurvei Capres-capres yang ada saat ini dengan melakukan simulasi head to head antara Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Responden diberikan pertanyaan ‘Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut ini?’.
Hasilnya, Prabowo Subianto berhasil mengalahkan 2 pesaingnya yaitu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
“Prabowo unggul signifikan atas Ganjar dan Anies. Sementara Ganjar juga unggul signifikan atas Anies jika Prabowo diasumsikan tidak ikut bersaing,” kata Peneliti Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi, dalam keterangannya pada Minggu (4/6/2023).
Pada simulasi pertama, Ganjar Pranowo berhadapan dengan Anies Baswedan, hasilnya Ganjar menang dengan elektabilitas sebesar 51 persen suara. Sedangkan Anies Baswedan sebesar 34,5 persen suara.
Kemudian pada simulasi kedua, Prabowo Subianto berhadapan dengan Anies Baswedan. Hasilnya, Prabowo menang dengan elektabilitas sebesar 56,8 persen suara, sedangkan Anies Baswedan hanya meraih dukungan sebesar 26,5 persen.
Sedangkan pada simulasi ketiga, ketika Prabowo Subianto berhadapan dengan Ganjar Pranowo, hasilnya, Prabowo berhasil kalahkan Ganjar. Prabowo meraih dukungan sebesar 50,5 persen, sedangkan Ganjar Pranowo hanya 39,3 persen.






