DETIKMERDEKA – Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3). Pembayaran zakat tersebut juga diikuti oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ketua Baznas Sodik Mudjahid mengatakan penunaian zakat oleh para pemimpin negara memiliki dampak besar, baik terhadap peningkatan penghimpunan zakat maupun sebagai dorongan moral bagi masyarakat untuk ikut menunaikan kewajiban tersebut.
“Alhamdulillah hari ini, 23 Ramadan, kami seluruh jajaran Baznas menerima secara simbolik pembayaran zakat Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, dan seluruh jajaran kabinet,” ujar Sodik usai acara penerimaan zakat di Istana Negara.
Menurutnya, keteladanan para pemimpin negara dalam menunaikan zakat memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Hal ini memberikan poin yang luar biasa. Selain tentu saja penerimaan kami bertambah, yang lebih penting adalah dukungan moral,” katanya.
Sodik menjelaskan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Baznas, contoh dari tokoh dan pejabat publik dalam membayar zakat terbukti lebih efektif dalam mendorong partisipasi masyarakat dibandingkan kampanye yang dilakukan lembaga.
“Para tokoh dan pejabat memberikan zakatnya kepada Baznas. Survei kami menunjukkan pembayaran pemimpin-pemimpin, pembayaran tokoh-tokoh itu lebih efektif dibandingkan dengan kampanye yang kami lakukan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa penghimpunan zakat nasional selama Ramadan tahun ini menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, dari 746 unit pengelola zakat di seluruh Indonesia, dana yang berhasil dihimpun telah mencapai sekitar Rp6 triliun.
“Baznas sendiri, pada Ramadan ini, dari 746 unit alhamdulillah sudah terkumpul Rp6 triliun,” ujarnya.
Meski demikian, Sodik menuturkan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara karena sebagian Baznas daerah belum menyampaikan laporan terbaru.
Baznas menargetkan penghimpunan zakat nasional tahun ini dapat mencapai Rp60 triliun. Target tersebut diharapkan dapat tercapai melalui peningkatan partisipasi masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak.
“Kita baru bulan ketiga, ditambah bulan Ramadan. Insyaallah dengan dukungan semua, mudah-mudahan kita bisa mencapai target yang Rp60 triliun,” kata Sodik.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar pendistribusiannya dapat dilakukan secara tepat sasaran kepada para penerima manfaat.
“Kepada masyarakat, sekali lagi kami mengimbau untuk membayar zakat. Istilah kami adalah zakat menolong umat dan zakat adalah penolong di akhirat,” tuturnya.
Sodik memastikan Baznas siap menerima serta menyalurkan zakat kepada para mustahik sesuai dengan prinsip amanah dan ketentuan syariah.
“Kami siap, Baznas siap menerima dan menyalurkan kepada mustahik sesuai dengan prinsip amanah dan sesuai dengan syariah,” katanya.














