Kisah Inspiratif Pengobatan Penyakit stroke Mandiri
DETIKMERDEKA,- Penyakit stroke adalah salah satu jenis penyakit yang menjadi momok masyarakat dan biasanya memerlukan proses yang lama panjang, biaya yang cukup banyak dan memerlukan kesabaran yang luar biasa baik penderita maupun keluarga.
Kurnaen salah satu warga RT 003 RW 06 Pondok Kacang Timur Pondok Aren Tangsel membagi pengalaman dan cerita selama menderita penyakit Stroke.

Kurnaen mengawali ceritanya, kalau orang lain hanya support dan nasehat saja, nach kalau kita sudah terkena stroke utamanya dari diri sendiri harus memilki semangat yang kuat untuk sembuh, bukan hanya omongan doang, tapi dalam bentuk latihan latihan secara terus menerus disiplin dan rutin. Kalau malas ya, resiko buat kita sendiri, jelas Kurnaen.
Bang Kurnaen boleh ceritakan asal mula kejadian atau terserang stroke pada saat apa ?
” Bangun tidur kaki dan tangan tidak bisa di gerakan, ya lumrah sedikit panik lah, jadi selama 2 minggu saya hanya bisa tidur saja” , tegas Kurnaen.
” Alhamdulilah saya punya temen orang Serang tinggal di Ciputat, bersedia datang ngurut bagian punggung, leher dan kaki tangan yang tidak bisa bergerak, kalau gak salah 6 kali datang, dan waktunya juga bebas artinya tidak rutin, karena masalah waktu”‘, lanjut Kurnaen
Dengan nada yang semangat Kurnaen, melanjutkan kembali pemaparannya “Berbagai saran anjuran dari rekan rekan saya lakukan latihan secara rutin, tidak berurutan tapi sesuai kemampuan pada saat itu.
Latihan yang saya lakukan :
1. Sambil duduk atau tiduran :
– Mulut dibuka lebar lebar ditahan sebentar kemudian tutup lagi, lakukan berulang ulang.
– Mulut dibuka lidah dijulurkan panjang keluar, ditahan sebentar , masukan kembali, lakukan berulang ulang
2. Pada saat tidur kaki/dengkul di tarik sampai nempel ke perut, di tahan sebentar, dilakukan secara bergantian kaki kiri dan kanan. Kalau kuat, boleh berbarengan kaki kiri dan kanan.
3. Sambil duduk :
– Tangan direntangkan kedepan telapak tangan dibuka selebar dan sekeras mungkin tahan sebentar, kepal kembali, lakukan berulang ulang.
– Tangan direntangkan kedepan posisi telapak tangan telungkup, tekuk pergelangan keatas tahan sebentar kemudian kepal buka kepal buka beberapa kali.
– Gerakan leher ke kiri ke kanan, depan belakang, putar kiri dan kanan secara bergantian
4. Sambil duduk luruskan kaki, pegang ujung jari jempol kaki dengan tangan, tahan sebentar sampai otot kaki terasa ketarik, cium dengkul kita, lakukan berulang ulang.
4. Sebelum kuat berjalan jangan dipaksakan, kalau dipaksakan kaki akan bengkok, lakukan yang sederhana, jongkok berdiri jongkok berdiri sampai kondisi kuat berdiri.
5. Setelah kuat berdiri berpegangan sesuatu lakukan jalan ditempat.
6. Setelah kuat berjalan lakukan jalan tanpa alas kaki setiap pagi siang dan sore.
Kondisi saat sekarang Alhamdulillah sudah bisa lari dan nurunin pasir satu truk, sambil tersenyum lebar.
Kalau sekarang olah raganya tambah lagi, kaki saya renggangkan, bokong/pantat saya turunkan, dulu sy kuat 3-5 kali sekarang 20 kali juga kuat, plus angkat barbel, sambil menunjukan otot lengannya.
Selama latihan pada saat sakit apakah ada minum ramuan atau obat dokter ?
” Alhamdulilah saya orang gak mampu, jadi saya tidak minum obat atau periksa ke dokter, tapi
setiap minum baik pagi siang sore malam sebelum aktifitas saya minum air putih hangat 2 gelas, khusus pagi ditambah kopi pahit tanpa gula, bapak coba dech habis minum kopi, lari pagi maunya cuman 10 menit ketagihan bisa 30 menit”, cetus Kurnaen.
Ada saran buat rekan rekan kita baik yang masih sehat atau sedang menjalani stroke ?

” Yang masih sehat kalau malas olah raga, paksain jalan kaki tanpa alas kaki pagi sore supaya pusat syaraf di telapak kaki terefleksi dan ada respons, kalau ada gejala kliengan/ kehilangan keseimbangan segera periksa ke dokter jangan ditunda”, jelas Kurnaen.
” Buat rekan rekan yang sedang sakit stroke, lakukan latihan dengan semangat disiplin yang paling penting sadar diri harus dilakukan dengan ikhlas, sabar, ridho, jangan sedih dan jangan mengeluh, penyakit memang harus dilawan dan harus sesuai kemampuan kita, misalkan gerakan kuatnya 5 kali ya jangan memaksakan 25 kali harus bertahap, dan percaya Allah pasti mendengar doa kita,” urainya”
Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih sudah diwawancarai oleh bapak, saya senang sekali bisa berbagi cerita ini, smoga menjadi semangat dan motivasi buat rekan rekan yang stroke dan cepat pulih kembali, terang Kurnaen















