Survei Head to Head IPO: Menhan Prabowo Selalu Menang, Ganjar dan Anies Tertinggal

Survei Head to Head IPO: Menhan Prabowo Selalu Menang, Ganjar dan Anies Tertinggal

DETIKMERDEKA.COM- Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Prabowo Subianto, kembali mendapat dukungan tertinggi sebagai Calon Presiden RI 2024. Hal tersebut, berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Indonesia Political Opinion (IPO) pada 5-13 Juni 2023.

Survei ini mencoba melihat seberapa tinggi elektabilitas Capres-capres yang akan bertarung di Pilpres 2024 yang akan datang. Setidaknya, hingga saat ini, hanya ada 3 nama Capres terkuat di mata publik; Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Jika ketiga Capres yang disebutkan di atas itu disurvei secara head to head, maka hasilnya, nama Prabowo Subianto meraih kemenangan, baik ketika melawan Ganjar Pranowo, maupun ketika melawan Anies Baswedan.

Saat melawan Anies Baswedan, Menhan Prabowo meraih elektabilitas sebesar 58,3 persen, sedangkan Anies Baswedan hanya meraih 37,1 persen.

Adapun ketika berhadapan dengan Ganjar Pranowo, Prabowo mendapat dukungan sebesar 51,7 persen, sedangkan Ganjar Pranowo hanya mendapat 36,5 persen.

“Ketika kami coba sandingkan, dua tokoh masing-masing bertemu. Misalnya ketika Prabowo berhadapan head to head dengan Anies Baswedan maka pemenangnya adalah Prabowo dengan 58,3 persen,” terang Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam konferensi persnya, melansir mypresident.id, pada Minggu, (18/6l23)

“Sementara Anies Baswedan cuma mendapatkan 37,1 persen dengan tingkat persepsi publik yang tidak menjawab atau masih rahasia 4,6 persen,” sambungnya.

Survei ini, diketahui melibatkan 1.200 orang responden yang tersebar proporsional secara nasional. Untuk menguji validitas responden, IPO melakukan spot check pada 15 persen dari total populasi sampel.

Adapun metode yang digunakan dalam survei ini adalah metode multistage random sampling (MRS) atau pengambilan sampel bertingkat. Metode ini memiliki pengukuran kesalahan atau margin of error 2,90 persen dengan tingkat akurasi data 95 persen.