Pentingnya Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi Pada Usia Remaja

banner 468x60

Pentingnya Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi Pada Usia Remaja

DETIKMERDEKA.COM- Kesehatan reproduksi remaja merupakana kondisi kesehatan yang menyangkut masalah kesehatan reproduksi organ, yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja ditandai dengan haid pertama kali pada remaja perempuan atau mimpi basah bagi remaja laki-laki. 

banner 336x280

Kesehatan reproduksi remaja meliputi fungsi, proses, dan sistem reproduksi remaja. Sehat yang dimaksudkan tidak hanya semata-mata bebas dari penyakit atau dari cacat saja, tetapi juga sehat baik fisik, mental maupun sosial.

Pengetahuan Dasar Kesehatan Reproduksi Pada Remaja 

Usia remaja adalah masa transisi yang ditandai dengan berbagai perubahan emosi , psikis, dan fisik dengan ciri khas yang unik. Penting bagi remaja untuk mendapatkan informasi yang tepat tentang kesehatan reproduksi dan berbagai faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi.

Sebagai pengenalan terhadap kesehatan reproduksi dasar , remaja harus mengetahui beberapa hal di bawah ini:

1. Pengenalan tentang proses, fungsi, dan sistem alat reproduksi

2. Mengetahui penyakit HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya, serta dampaknya pada kondisi kesehatan reproduksi organ

3. Mengetahui dan menghindari  kekerasan seksual

3. Mengetahui pengaruh media dan sosial terhadap aktivitas seksual

4. Menjual kemampuan dalam berkomunikasi, terutama membentuk kepercayaan diri dengan tujuan untuk menghindari perilaku berisiko.

Cara menjaga organ reproduksi, diantaranya:

• Gunakan handuk yang lembut, kering, bersih, dan tidak berbau atau lembab.

• Memakai celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat

• Pakaian dalam diganti minimal 2 kali dalam sehari
Bagi perempuan, setelah buang air kecil, membersihkan alat kelamin sebaiknya dilakukan dari arah depan ke arah belakang agar kuman yang terdapat pada anus tidak masuk ke dalam reproduksi organ.

• Bagi laki-laki, dianjurkan untuk dikhitan atau disunat agarmencegah terjadinya penularan penyakit menular seksual serta menurunkan kanker penis.

Perubahan fisik, psikis, dan emosi remaja pada masa pubertas dapat membuat remaja lebih ekspresif dalam mengeksplorasi organ kelamin dan perilaku seksualnya. 

Sementara itu, pengetahuan dan persepsi yang salah tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi dapat menyebabkan remaja berperilaku berisiko terhadap kesehatan reproduksinya. 

Oleh karena itu, peran orang tua dan guru menjadi penting dalam mendampingi remaja mencari dan menemukan informasi kesehatan reproduksi yang tepat.

banner 336x280