Nandang Sudrajat : Prabowo Paket Komplit Manusia Langka

Nandang Sudrajat : Prabowo Paket Komplit Manusia Langka

DETIKMERDEKA.COM- Viralnya video Cak Nun tentang posisi dua sosok Capres yang kalau salah satunya memenangkan kontestasi akan mendatangkan perpecahan bangsa, sehingga Cak Nun memutuskan untuk tidak akan menemui salah seorang dari keduanya. 

Itu sebuah loncatan yang patut jadi renungan mendalam tentang hakekat Demokrasi dalam menentukan seorang pemimpin. 

Apakah memang sudah benar proses Demokrasi yang bangsa ini lakukan, bangga memilih seorang Presiden melalui proses Demokrasi tapi meninggalkan residu permusuhan di antara rakyatnya. 

” Padahal hakekat pemimpin adalah membuat persatuan dan kesatuan yang utuh dalam keadaan damai, tentram dan tenang. Sehingga bisa melaksanakan pembangunan untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh bangsa dan rakyatnya, demikian mukaddimah yang dilontarkan oleh H Nandang Sudrajat, selaku Sekjen DPP PAPERA dalam kaitannya menjelang PilPres 2024 yang akan datang. 

‘ Dalam kondisi geopolitik nasional dan global seperti saat ini, yang kita butuhkan adalah pemimpin yang berani ambil resiko demi persatuan dan kesatuan bangsa,’ ungkapnya

” Kondisi itu bukan muncul secara mendadak dengan  tiba tiba hanya mengandalkan selangkah dua langkah kontribusi , lalu pakai bedak dan baju dengan gemerlap yang meyilaukan dan menipu rakyat,” sambung Nandang

Yang di butuhkan adalah bukan Pemimpin kaleng kaleng, tapi pemimpin sejati berani pasang badan demi keutuhan bangsa, meski dia dicaci dan dibenci, dan itu adalah langka. 

” Jadi kita harus mencari ” manusia langka” yang berani tempur, tidak pernah merasa jera meski berkali kali jatuh, tapi mampu bangun lagi, terus berkarya”, bebernya

Dunia saat ini sedang menghadapi resesi yang akut, di Amerika 8 anak dari 10 anak sekarang sudah kekurangan gizi. Banyak di antara mereka yang sudah tidur dengan cara bercamping, dan itu akan mendorong negara negara maju melakukan ekspansi terhadap negara negara lain hanya untuk kepentingan memenuhi makanan rakyatnya. 

” Sama halnya di Taiwan, di negara itu sudah banyak orang tidur di luar,” ucapnya

” Menghadapi situasi global seperti itu, kita jangan berspekulasi memilih pemimpin yang akan datang. Glowing, lantaran make-up dan bedak. Atau sajian narasi berlembar lembar sebagai lampiran pelengkap make-up dan bedak,’ imbuh Nandang

Di lain pihak, Presiden yang akan datang harus mempunyai daya tangkal intelegen dan arah politik pertahanan global secara matang dan akurat, didukung oleh kemampuan diplomasi tingkat tinggi bukan hanya sekedar mengandalkan menteri menterinya. 

” Mencermati persoalan bangsa dan global saat ini, yang harus kita cari adalah ” paket komplit” dan itu pasti langka. Betul akhirnya kita harus mencari manusia langka yang tidak berlindung dibelakang kepura-puraan yang di sulap oleh bedak dan lampiran narasi yang hebat. Jadi “manusia langka” lah jawabannya,” tutur Nandang, Sekjend DPP PAPERA

” Kalau melihat itu, manusia langka berpaket komplit, rasa rasanya hanya Prabowo Subianto. Untuk itu silahkan lakukan deskripsi sendiri ada yang se komplit Kang Prabowo??,” pungkasnya