GMPK Gelar Diskusi Terkait Pro dan Kontra Pemilu 2024

banner 468x60

GMPK Gelar Diskusi Terkait Pro dan Kontra Pemilu 2024

DETIKMERDEKA.COM- Dewan pimpinan Daerah Bekasi  Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan menggelar diskusi  dengan tema  Menjawab Pro Kontra Sistem Pemilu 2024 Proporsional Tertutup. 

banner 336x280

Kegiatan ini yang diinisasi oleh lembaga kajian politik dan demokrasi menghadirkan narasumber ketua Harian Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan Wilfridus Yons Ebit, Ketua DPD BEKASI GMPK Tagar , dan Pengamat Komunikasi Jo

ketua Harian Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan Wilfridus Yons Ebit dalam paparannya menegaskan, kita tidak perlu langsung sepakat dengan sistem pemilu terbaik, karena sistem pemilu bisa di evaluasi dengan kajian dan terus dikembangkan. 

” Yang perlu kita ingat bersama, pemilihan umum ada untuk melakukan regenrasi kepemimpinan dan pembenahan kebangsaan tidak soal siapa yang mau mencalonkan diri melainkan bagaimana sistem pemilu yang dianut bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Dan Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan sebagai organisasi mahasiswa harus mengedepankan nalar kritis perlu mengawal setiap persoalan kebangsaan.” kata Ebit

Sementara itu ketua DPD BEKASI GMPK tagar menegaskan, diskusi ini lahir dari bentuk partisipasi kaum muda dalam meneropong sitem pemilu 2024.

 “ sebagai mahasiswa sekaligus agent of Control seyogianya adaptif terhadap isu isu kebangsaan. Kita perlu sadar semua kebijakan pasti ada pro dan kontranya maka setiap kebijakan perlu dikaji dan didiskusikan sehingga jangan menimbulkan misspresepsi bagi masyarakat. Apalagi yang ramai saat ini waacana pemilu proposional tertutup jagan sampai mengamputasi demokrasi itu sendiri.” ucap Tagar

Adapun sebagai pengamat komunikasi Indonesia Jo menilai sistem pemilu di Indonesia masilah jauh dari kata sempurna namun jangan sampai kita di adu domba dengan situasi saat ini. 

Terkait sistem Proposional tertutup yang belakangan ini massif di perbincangkan yang kemudian dihembuskan dari salah satu partai politik, tentu memiliki maksud dan tujuan tertentu, dan jangan sampai sistem ini menimbulkan dimensi politik yang keruh yang ujung ujungnya mengorbankan rakyat selaku pemilik sah dari demokrat itu sendiri

” Maka jangan sampai masyarakat Indonesia terprovokasi harus mampu menyaring setiap kebijakan atau sistem yang ada, maka langkah yang kemudian kawan-kawan GMPK lakukan adalah upaya preventif yang baik tentunya dan semangat ini perlu diapresiasi dan dijaga terus.” terang Tagar

banner 336x280